SABUROmedia, Ambon — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Ambon resmi menjalin kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon, H. R. A. Fachrurrazy Hassanusi., S.Fil.I., M.Si., bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Ambon Marsia Mulan, bertempat di ruang Kerja Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon pada Rabu (22/04/2026).
Sinergi ini merupakan tindak lanjut dari komitmen besar antara Kementerian Agama Kota Ambon dengan Pemerintah Kota Ambon dalam upaya meningkatkan mutu sumber daya manusia melalui penguatan aspek literasi dan numerik, khususnya di lingkungan Madrasah dan sekolah keagamaan.
Dalam sesi diskusi yang turut dihadiri oleh Provincial Manager INOVASI, Mus Mualim, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Achmad Hamzah Waliulu., SE., serta jajaran Kepala Seksi dan Pengawas, disepakati bahwa literasi bukan hanya milik satu sektor pendidikan saja.
” Kedepannya, literasi harus mampu merangkul semua lini. Tidak hanya terfokus pada Pendidikan Islam, tetapi juga mencakup Pendidikan Kristen secara menyeluruh,” tegas Fachrurrazy Hassanusi.
Hadir pula dalam pertemuan tersebut Kepala Seksi Pendidikan Islam Ahmad Sou., M.Pd, Kepala Seksi Bimas Kristen Remons Untarola., S.Th, dan Pengawas Pendidikan Agama Kristen Nova Maelisa., M.Si.
Fokus utama kerja sama ini adalah memastikan para pengawas pendidikan mendapatkan pelatihan intensif agar mampu mengawal pelaksanaan pendidikan yang inovatif namun tetap berakar pada penguatan karakter siswa.
Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon menaruh harapan besar pada pendampingan dari Tim INOVASI. Beliau berharap kolaborasi ini dapat membantu para pengawas, kepala madrasah, hingga pimpinan sekolah seperti SMPT dan SMTK dalam meningkatkan standar literasi dan numerik siswa.
” Kami ingin tim inovasi hadir menjadi katalisator bagi para pendidik dan pengawas di lapangan. Dengan peningkatan literasi dan numerik yang terstruktur, kita optimistis kualitas pendidikan di Maluku, khususnya di Kota Ambon, akan jauh lebih baik dan mampu bersaing secara nasional,” tutupnya.
Penandatanganan ini menandai babak baru kolaborasi lintas instansi di Kota Ambon untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga literat dan berkarakter kuat. (SM)