SABUROmedia, Ambon — Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Young Generation In Paradise (YOGIP) 35 Sport & Art Activity Periode 2026–2030, di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon, Sabtu (25/07/2026).

Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas legitimasi kepengurusan baru tersebut. Ia berharap momentum pelantikan ini menjadi langkah awal bagi seluruh pengurus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Pelantikan ini diharapkan memberi nilai tambah dan pemberdayaan bagi internal organisasi, sekaligus membawa dampak eksternal dalam pengembangan olahraga otomotif, promosi pariwisata, hingga seni di Kota Ambon,” ujar Bodewin.

Memasuki usia YOGIP yang ke-48 tahun, Wali Kota menekankan tiga pesan utama bagi jajaran pengurus baru. Pertama, ia meminta kepengurusan yang baru mampu membesarkan organisasi melalui konsolidasi internal yang kuat. Program kerja yang disusun harus visioner, mampu menjawab tantangan organisasi, serta menjaga kekompakan seluruh anggota.

“Kehadiran pengurus harus memberikan nilai tambah bagi organisasi. Rumuskan program-program kerja yang baik dan visioner agar YOGIP 35 terus berkembang. Jaga kekompakan organisasi, karena banyak organisasi mengalami kemunduran hanya karena persoalan internal,” tegasnya.

Pesan kedua, Wattimena menekankan pentingnya memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak agar YOGIP tidak hanya berkembang secara internal, tetapi juga semakin eksis di tengah masyarakat.

“Manfaatkan ruang kolaborasi untuk bekerja bersama dengan semua pihak. Kalau itu bisa dilakukan, maka YOGIP tidak hanya besar ke dalam, tetapi juga besar ke luar. untuk memastikan bahwa tujuan visi-visi organisasi ini bisa dilakukan dengan baik,” katanya.

Terakhir, YOGIP 35 diharapkan hadir merangkul pemuda Kota Ambon serta mengarahkan mereka ke dalam aktivitas positif. Salah satu penekanannya adalah merangkul para pelaku balap liar untuk dibina menjadi atlet otomotif berprestasi, sekaligus menjaga kelestarian seni dan budaya lokal.

“YOGIP termasuk salah satu organisasi yang kita harapkan bisa mampu merangkul anak-anak muda. Bawa mereka ke kegiatan-kegiatan positif. Jauhkan mereka dari keterlibatan dengan tindakan-tindakan negatif yang tidak saja akan merugikan mereka secara pribadi tapi merugikan seluruh masyarakat dan kota ini,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon berkomitmen merangkul seluruh potensi generasi muda sebagai bagian dari upaya menyongsong Indonesia Emas 2045. Ia berharap anak-anak muda Ambon tidak hanya menjadi generasi yang berprestasi, tetapi juga tetap menjaga dan melestarikan budaya serta seni yang telah menjadi identitas Kota Ambon di tingkat nasional maupun internasional.

“Bina mereka, tetapi juga budaya kita yang ada dan yang positif ini kita lestarikan. Seni yang sudah diakui oleh dunia Internasional ini kita jaga, kita pelihara, kita bawa sama-sama supaya di Indonesia emas 2045 itu ada generasi muda Kota Ambon di dalamnya,” tutup Wali Kota. (SM)