SABUROmedia, SBB — Sebanyak 25 Mahasiswa Universitas Pattimura Ambon dari Fakultas  Fisip, Ekonomi dan Bisnis, FKIP,  Kehutanan dan Perikanan & Kelautan mengikuti Program Kuliah Kerja Nyata ( KKN) Universitas Pattimura Ambon,  Angkatan XLIX, Gelombang Ke II Tahun 2023, di Desa Piru yang akan berlangsung selama  1 bulan 3 Minggu.

 

Ketua Kelompok KKN Desa Piru, Gilbert Kongle saat ditemui di Kantor Desa Piru, Kawasan Lamboyane, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, pada Kamis, (4/5/2023) menyatakan, tujuan dari KKN Mahasiswa Universitas Pattimura adalah untuk menjalankan program bagi Desa Piru yaitu. Pengolahan makanan  Bakso Ikan, Nuget Ikan dan Ice Cream rumput laut, Membagikan bantuan bibit dan Program Utama yaitu melakukan penelitian aktifitas Masyarakat untuk  pembuatan Sopi dan Minyak Kayu Putih untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) atau jurnal pengabdian

 

” Untuk Minuman Sopi yang ingin Kita teliti adalah cara produksi, mulai dari tipar, cara penyulingan hingga pemasarannya, begitu juga dengan Minyak Kayu Putih. Setelah itu Katong akan buat videonya terus diunggah ke aplikasi You Tube ” jabarnya

 

Terkait minuman  Sopi dan Minyak Kayu putih, Kongle mengungkapkan, hasil kajian tersebut lebih ditujukan kepada Masyarakat Umum saja, atau lebih spesifiknya untuk Pelaku Usaha supaya pihaknya mendapatkan HAKI atau jurnal pengabdian.

 

Menurut Kongle, penelitian terkait minuman Sopi dan Minyak Kayu Putih itu, bertujuan  supaya Masyarakat   awam bisa mengetahui bagaimana tahapan – tahapan pengolahan dari kedua jenis produk  yang benar dan sesuai dengan prosedur, seperti apa yang dilakukan oleh para orang tua dimasa lalu

 

Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini mengungkapkan,  setelah berbincang dengan Kepala Desa Piru, Simon O Manupassa., S.Sos  dirinya baru mengetahui bahwa, Kabupaten SBB khususnya Desa Piru adalah salah satu  daerah penghasil Minyak Kayu Putih, tetapi untuk komoditi yang dikenal sebagai penghangat badan itu, Pulau Buru yang lebih dikenal, pasalnya banyak agen – agen yang datang membeli Minyak Kayu Putih untuk dibawa ke Pulau Buru.

 

Sementara menanggapi kegiatan Mahasiswa KKN dari Unpatti Ambon tersebut, Kepala Desa Piru, Simon O. Manupassa mengharapkan hal – hal yang positif bagi kemajuan Desa dapat berlangsung selama kegiatan KKN para Mahasiswa tersebut.

 

” Harapan Saya, supaya ada perubahan didalam Negeri. Dengan adanya kegiatan Adik- Adik ini, membawa pola pikir yang lebih baik, sehingga kedepan Piru ini bisa lebih maju lagi” singkatnya. ( SM-NKSBB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *