SABUROmedia, Tual — Tim PMP (Pengabdian Masyarakat Pemula) Politeknik Perikanan Negeri Tual melalui rilis media ke SM, Rabu (18/10/23) telah mengadakan Kegiatan Pelatihan dan pendampingan kepada Kelompok Usaha Abon Ikan Kelapa di Desa Tamedan Kecamatan Pulau Dullah Utara Kota Tual.
Tim yang dikoordinir oleh Cawalinya L. Hasyim., S.Ksi., M.Si, sebagai Ketua Tim dengan anggota Tati Atia Ngangun., SE., MM dan Kristina Rahael., S.Pi., ikut membantu Masyarakat di Desa Tamedan Kota Tual dalam mengembangkan usaha Abon ikan kelapa, yang sementara berjalan.
Usaha yang sudah dirintis sejak tahun 2019 selama ini masih berjalan dengan cara – cara sederhana karena pelaku usaha belum memahami dengan baik penerapan teknologi yang tepat untuk mempermudah pengolahan abon ikan kelapa.
Tati Atia Ngangun., SE., MM, Dosen Politeknik Negeri Tual yang dikonfirmasi SM, mengatakan bahwa, “ permasalahan manajemen usaha dan pengelolaan yang masih sederhana seperti pengemasan yang belum menarik dan belum higienis, Pemahaman terkait pemasaran yang masih minim, dan pemahaman pencatatan keuangan yang belum baik, masih menjadi kendala kelompok ini dalam pengembangan usahanya, “ ungkapnya.
“ Untuk itu perlu dilakukan penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan pemberian bantuan alat, guna meningkatkan daya saing produk dan tata kelola usaha, agar mampu bersaing dan berkembang secara berkesinambungan, “ sambungnya, yang juga anggota Tim POLIKANT ini.
Menurut Alumni Pascasarjana ini kemudian menjelaskan, bahwa berdasarkan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh mitra ini maka Tim pengabdian memberikan solusi dengan melakukan beberapa kegiatan, Pertama, melakukan Penyuluhan, pelatihan dan pendampingan teknik pengolahan abon ikan kelapa dengan menggunakan teknologi/ alat pengaduk abon, lanjutnya.
Kedua, Penyuluhan, pelatihan dan pendampingan guna mentransfer pengetahuan terkait kemasan produk abon ikan kelapa yang berlabel, menarik dan higienis.
Ketiga, Penyuluhan, pelatihan dan pendampingan terkait pemasaran.
Dan kelima, Melakukan pelnyuluhan, pelatihan dan pendampingan terkait pencatatan laporan keuangan usaha abon ikan kelapa dengan baik, jelasnya.

“ Dengan adanya beberapa intervensi yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan pengabdian masyarakat pemula ini di harapkan kelompok usaha abon ikan kelapa Desa Tamedan Kota Tual mampu meningkatkan kapasitas dalam pengolahan, manajemen usaha dan pengelolaan keuangan yang baik, “ harapnya (SM)