SABUROmedia, Ambon — Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (PPKS) Unpatti Gencar menggelar sosialisasi Pencegahan dan Penangggulangan Seksual, yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Jusuf Madubun., M.Si di Aula Rektorat Lantai 2 Kampus Unpatti Poka Rumah Tiga Ambon, Rabu (20/09/2023).
Sosialisasi Pencegahan dan Penangggulangan Seksual terus dilakukan di lingkungan Universitas Pattimura sebagai bentuk kepedulian, edukasi dan upaya pencegahan terjadinya kekerasan seksual di lingkungan kampus.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama 2 hari mulai dari tanggal 20-21 September 2023 pada tiga Fakultas yakni, Fakultas Hukum, Fakultas FKIP dan Fakultas Pertanian.
Ketua Satgas PPKS Unpatti Prof. Dr. Ir. A. M. Sahusilawane., MS dalam arahannya mengatakan UU Nomor 30 tahun 2021 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi harus dapat diimplentasikan sehingga Kampus dapat merdeka dari segala bentuk kekerasan dan menjadi lingkungan yang kondusif bagi warganya.
Masalah kekerasan seksual dikampus harus menjadi perhatian khusus dan tanggung semua warga kampus kerena bentuk kekerasan seksual tidak hanya lewat sentuhan saja tetapi juga kekerasan seksual dapat melalui ujaran maupun tatapan.

“ Mahasiswa harus berani speak up, ketika terjadi kekerasan seksual dan siapapun yang melakukan tindakan demikian, maka jangan pernah takut dan malu untuk melaporkannya ke satgas PPKS Unpatti, karena ketika ada laporan yang diberikan kami akan tindak sesuai dengan mekanisme yang berlaku dan kerahasiaan anda kami jaga, ” ungkapnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Jusuf Madubun., M.Si dalam sambutannya meyampaikan apresiasi kepada PPKS Unpatti yang telah melakukan sosialisasi di lingkungan Universitas Pattimura.
“ Kekerasan seksual seperti gunung es dimana yang tampak hanya kecil tapi sesungguhnya yang tersembunyi sangat banyak, “ ungkap beliau, yang juga mantan Dekan Fisip Unpatti ini.
“ Lewat sosialisasi ini kita berharap Mahasiswa diberikan pencerahan terkait dengan apa itu kekerasan seksual dan bagaimana modus atau bentuk dari kekerasan seksual dari berbagai segi sehingga kita dapat bergandengan tangan kedepan untuk memberantas kekerasaan seksual, khususnya di Kampus Universitas Pattimura, “ pinta Prof. Madubun, yang juga warga KAHMI Maluku ini.
Hadir narasumber sosialisasi ini, yaitu Dr. J. Mustamu., SH., MH., Patrick Corputty., SH., MH., Priska Sampe., S.Psi., M.Si., Baihajar Tualeka dan Pdt. Sandra Irene Pesuarisa., M.TH (SM)