SABUROmedia, MBD — Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Prabowo Subianto didampingi Gubernur Maluku Murad Ismail meresmikan 11 titik air bersih di Desa Werwaru, Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Senin (4/9/2023).

 

Selain Gubernur, turut bersama Menhan pada saat peresmian yakni, Pangdam XVI/Pattimura, Kapolda Maluku dan Kabinda Maluku, Rektor UNHAN RI serta Bupati MBD.

 

Sebanyak 11 sumur air ini berada di 7 desa dan 4 dusun. Proyek air bersih ini merupakan respon dan solusi isu ketersediaan air di Pulau Moa yang disampaikan saat Menhan Prabowo mendampingi Presiden RI Joko Widodo pada kunjungan kerja ke MBD pada 15 September 2022 lalu. Ini merupakan wujud nyata kontribusi Lembaga Pendidikan di bawah Kementerian Pertahanan yaitu UNHAN untuk Masyarakat.

 

Menhan mengaku bangga atas keberhasilan tim Kemhan dan UNHAN dalam mengatasi kekeringan air di Wilayah Pulau Moa. Sebagaimana diketahui, sebelumnya Menhan Prabowo telah mengirimkan tim survey guna mendapatkan titik air.

 

“ Kita bangga tim berhasil dan membantu warga, ternak dan nantinya bisa untuk pertanian. Kedepan, semoga fasilitas dijaga dengan baik,” ujar Menhan saat berbicang melalui video conference dengan perwakilan desa dan Masyarakat, sebagaimana dikutip SM dari Biro Humas Setjen Kemhan.

 

Sebelumnya para peternak kerbau dan kuda sempat mengeluhkan susahnya air saat Menhan Prabowo berkunjung mendampingi Presiden Jokowi. Ini menyebabkan kerbau dan kuda mati karena dehidrasi. Oleh karena itu, Presiden Jokowi pun memberi petunjuk untuk segera bertindak.

 

“ Presiden beri petunjuk, saya Menhan. Di bawah saya ada UNHAN RI. Ada fakultas Teknik dan ahli-ahli khusus di bidang air. Karena itu saya langsung memberi perintah untuk segera dibentuk satuan tugas air dan berangkat ke Pulau Moa untuk mengatasi kekurangan air,” tegas Menhan.

 

 

Sementara itu, Gubernur Maluku Murad Ismail mengucapkan selamat datang kepada Menhan Prabowo dan rombongan di Pulau Moa, Kabupaten MBD, Provinsi Maluku.

 

Gubernur menyampaikan tentang kondisi geografis, Provinsi Maluku yang merupakan daerah berciri kepulauan.

 

“ Luas wilayah Maluku mencapai 712.479 kilometer persegi, yang meliputi wilayah laut seluas 92,4% dan wilayah daratan hanya 7,6%. Memiliki 1.340 buah pulau, dimana 18 pulau diantaranya merupakan pulau terluar yang terletak di wilayah 3 (tiga) kabupaten, dan berbatasan dengan negara Australia dan Timor Leste,” jelas Gubernur.

 

Dijelaskan, sebagai daerah berciri kepulauan, tentu memberikan konsekuensi logis terhadap sejumlah tantangan pembangunan daerah, diantaranya aksesibilitas antar pulau yang terbatas, tingginya disparitas antar wilayah, persebaran penduduk yang tidak merata, tingkat kemiskinan dan pengangguran yang masih cukup tinggi, serta masih ada beberapa kabupaten yang masuk kategori daerah tertinggal.

 

“ Dengan melihat langsung kondisi masyarakat saat ini, kami berharap kepada pemerintah pusat dalam hal ini pak Menteri Pertahanan RI, dapat membantu kami dalam menyediakan sarana dan prasarana bagi masyarakat di daerah ini,” tandas Gubernur. (SM-BAPSM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *