SABUROmedia, Malra – Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi bergerak cepat melakukan pengejaran dan penangkapan terduga pelaku penikaman Drs. Agrapinus Rumatora (Nus Kei), Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara di Bandara Karel Sadsuitubun, Ibra, Maluku Tenggara, Minggu, (19/04/2026) sekitar Pukul 11.10 WIT.
Dalam waktu kurang lebih 2 jam pasca kejadian, beliau berhasil meringkus dua orang yang diduga terlibat, masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36), dimana salah satunya adalah petarung MMA.
Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan di Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Maluku Tenggara untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap peran serta motif di balik aksi tersebut.
Dimana sebelumnya beliau tiba dengan Pesawat Lion air JT880 dari Bandara Pattimura Ambon untuk mengikuti Musda Partai Golkar Maluku Tenggara yang direncanakan akan dilaksanakan tanggal 22 April 2026. Alm Nus Kei (59 Tahun) ditikam OTK dan mengalami 4 Luka tusuk dibagian dada bagian kanan dan kiri, leher bagian kiri serta tulang belakang.
Almarhum Nus Kei sempat mendapat pertolongan dari petugas Bandara, sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun Langgur guna penanganan medis. Namun Pukul 11.44 WIT beliau dinyatakan meninggal oleh dr. Irene Ubro akibat pendarahan hebat serta luka pada organ vital.

Menurut Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi., S.IK bahwa, hingga kini penyidik masih melakukan pendalaman terkait motif penikaman.
“ Untuk motif kejadian, sementara masih dilakukan pendalaman oleh tim penyidik,” ucapnya ke media
Sementara itu, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. H. Dadang Hartanto juga telah menginstruksikan agar penanganan kasus ini menjadi prioritas, dilakukan secara profesional, transparan dan tuntas hingga ke akar permasalahan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga korban dan simpatisan Partai, agar tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.
“ Kami meminta masyarakat mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada Polri. Jangan ada aksi balasan atau tindakan yang dapat memperkeruh situasi,” himbau Umasugi, yang juga mantan Kapolres Buru ini.
Hingga saat ini, situasi keamanan di Kabupaten Maluku Tenggara dilaporkan masih dalam situasi kondusif dan aman. Polisi juga memastikan akan terus memberikan perkembangan terbaru terkait penyelidikan kasus ini kepada publik secara berkala.
Sebagai informasi, saat ini jenazah Almarhum Drs. Agrapinus Rumatora (Nus Kei), di semayamkan di Rumah Keluarga Antonius Rumatora di Ohoijang Malra. (SM)