SABUROmedia, Tual– Bertempat di pelataran Balai Kota Tual. Walikota Tual Adam Rahayaan.S.Ag.M.Si, resmi memecat dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Lingkup Pemerintah Kota Tual yang indisipliner, Senin (06/01/2020).

Kedua PNS tersebut sebelumnya diketahui tidak berkantor tanpa ada pemberitahuan jelas kepada atasannya,sehingga pemecatan ini sudah sesuai dengan prosedur yang diterapkan Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD SDM)

Kedua PNS yang dipecat secara tidak hormat ini masing masing Julius Bernadus Karmomyanan Pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Tamsi Singgih Tehuayo S.Pi.pegawai pada kantor Camat Kur Selatan

Tindakan tegas ini dilakukan setelah sebelumnya kedua PNS tersebut diberikan peringatan secara lisan maupun tulisan oleh atasannya masing-masing. Kemudian dilaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD SDM) yang juga melakukan pembinaan terhadap kelima PNS tersebut saat melakukan pelanggaran.

Walikota Tual,Adam Rahayaan S.Ag.M.Si menegaskan, pihaknya tidak akan main-main lagi  dengan permasalahan disiplin terutama untuk melayani masyarakat. Menurutnya, mindset pegawai harusnya berubah lebih baik terlebih lagi saat ini pegawai dituntut untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

Selain melakukan pemecatan pegawai indisipliner, Rahayaan juga menyoroti kehadiran pegawai saat dilaksanakan Aprl Pagi maupun Siang yang berlangsung setiap hari Kerja,mengingat melalui apel pimpinan dapat memberikan arahan tentang kebijakan serta program pembangunan yang dilaksanakan.

“ Untuk itu para OPD diharapkan betul-betul mencermati tentang kedisplinan dan kinerja. Diharapkan masing-masing OPD untuk melaporkan ketidak jelasan para peserta apel supaya segera melapor, mencatat, dan meminta kejelasannya supaya diproses lebih lanjut oleh Badan Kepegawaian untuk menanganinya,” ujarnya

Selain itu Rahayaan juga menekankan beberapa hal penting diantaranya adalah: ASN harus menjunjung tinggi dharma bhakti kepada Negara dengan disiplin dan kerja yang tulus,seorang ASN jangan mengungkapkan pandangan primordialis-nya melalui sosial media,jika ada ASN yang nekat maja yang bersangkutan akan dipanggil untuk dibina,karena ASN dituntut untuk berjiwa Nasionalis dengan menghormati perbedaan Agama, Suku, Ras, dan Golongan diantara ASN.

Selain itu,Pemerintah Kota Tual serius dalam Penindakan sanksi disiplin terhadap oknum-oknum ASN yang melanggar aturan-aturan disiplin. Baik itu kehadiran, penggunaan dan pemindahan asset, serta ASN Tugas Belajar yang belum kembali berkantor. Katanya

Dalam Apel tersebut, Sekertaris BKD SDM Mahmud Rahanyamtel S.Sos membacakan Surat Keputusan Walikota tentang Pemberhentian dengan tidak hormat terhadap 2 (dua) ASN yang melanggar PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Masing-masing adalah ASN pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, dan Kantor Camat Kur Selatan.

Terkait dengan pemecatan tersebut,Walikota menyampaikan, Pemerintah Kota untuk suda siap menerima segala dampak yang terjadi akibat dari pemecatan ini ” Pemkot sudah siap apa bila ada laporan dari yang bersangkutan, serta Pemkot akan memproses ASN lain yang melakukan pelanggaran disiplin serupa dalam waktu dekat.” tutupnya (FM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *