SABUROmedia, Ambon — Kegiatan berbagi daging qurban untuk warga Desa Waiheru, Nania dan Poka dilakukan oleh PDK Kosgoro 1957 Maluku bersama DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, dalam memperkuat Solidaritas dan Rasa Persaudaraan dalam rangka memperingati hari raya idul adha 1447H.

” Penyerahan hewan qurban diadakan di Desa Waiheru Kecamatan Baguala Kota Ambon ditengah-tengah masyarakat,” ujar Ketua Panitia Burhan Latuconsina, pada Kamis, (28/05/2026).

Ketua Panitia Burhan Latuconsina, yang juga Wakil Ketua Bidang Keagamaan PDK Kosgoro 1957 Maluku ke media SM mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ibadah oleh umat Islam dengan menyumbangkan hewan dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha, termasuk PDK Kosgoro yang rutin melaksanakannya.

Ely Toisutta: Kurban Perkuat Solidaritas Sosial

Ketua PDK Kosgoro Maluku yang juga Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah semata, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian sosial kepada sesama.

Menurutnya, Idul adha menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai solidaritas di tengah masyarakat.

“ Penyerahan daging kurban ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan kita kepada masyarakat. Melalui momentum Idul adha, kita diajak untuk berbagi, mempererat tali persaudaraan, serta menghadirkan rasa keadilan sosial bagi mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam pelaksanaan kurban ini menjadi cerminan nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga, khususnya dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Ambon.

Umar Lessy: Golkar Hadir untuk Masyarakat

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD I Partai Golkar Maluku, Umar Ali Lessy, menegaskan bahwa kegiatan kurban merupakan bagian dari komitmen Partai Golkar untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

TA Menteri ESDM Bidang Administrasi Negara dan Good Governance ini mengatakan, bahwa peringatan Idul Adha tahun ini merupakan momentum dimana hewan yang diqurbankan darahnya ditanam di dalam-dalam sehingga sifat dari kebinatangan jangan ditiru oleh manusia dengan menghilangkan sifat rasa sombong dan angkuh sesama manusia, sehingga sifat tersebut dikubur jauh-jauh dan hubungan silahturahmi serta semangat solidaritas yang baik dengan sesama muslim, ungkapnya.

Beliau menyampaikan bahwa Idul adha mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama, yang harus diwujudkan dalam aksi nyata.

“ Golkar tidak hanya hadir dalam momentum politik, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti ini. Kita ingin memastikan bahwa keberadaan organisasi dan partai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Umar juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

“ Semangat berbagi ini harus terus kita pelihara. Dengan kebersamaan dan kepedulian, kita bisa membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera,” tandasnya.

Kegiatan pemotongan hewan qurban tersebut disaksikan langsung oleh warga sekitar termasuk Pengurus RT, RW, Kepala Desa dan warga masyarakat sekitar Desa Waiheru. Hadir juga beberapa tokoh seperti Ketua DPD Partai Golkar Maluku, Umar Ali Lessy, Sekretaris DPD Partai Golkar Maluku Anos Yeremias, yang juga anggota DPRD Maluku, Bendahara DPD Partai Golkar Mariyam Yamin, Ketua Harian DPD Partai Golkar Maluku, Ridwan Marasabessy, Ketua Depidar Soksi Maluku, Rohalim Boy Sangadji, Ketua PD AMPG Maluku, Zeth Pormes yang juga anggota DPRD Kota Ambon serta ditutup dengan doa oleh Imam Masjid Al Falah Waiheru BIP (SM)