SABUROmedia, Ambon — Majelis Pengurus Wilayah (MPW) ICMI Provinsi Maluku menggelar kegiatan Buka Puasa bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Ibu Lili Kwanandar, Bendahara Umum MPW ICMI Provinsi Maluku, di Jalan Soabali Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Sabtu sore (14/03/2026).

Kegiatan ini sekaligus putaran akhir Buka Puasa Bersama ICMI Series 4 menjadi momentum yang mempertemukan pengurus ICMI dalam satu ruang kebersamaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga reflektif dan intelektual, dalam rangka memperkuat konsolidasi gagasan, nilai, serta arah gerakan organisasi road to Muktamar Ke-VIII ICMI Desember 2026 di Kota Ambon, di tengah dinamika pembangunan daerah.

Suasana kekeluargaan dan kehangatan tampak menyelimuti kegiatan tersebut.

Hadir dalam acara itu Ketua ICMI Provinsi Maluku, Dr Ruslan HS Tawary., S.Pi, M.SI, yang juga Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti, Sekum Husein Marasabessy., S.Hut., M.Si, yang didampingi Bendum Ibu Lily Kwannandar, Wakil Ketua Bidang Pengembangan IPTEKS dan SDM, Dr Ilham Tauda., SP., M.Si yang juga Kadis Pertanian Provinsi Maluku, Wakil Sekretaris, Ibu Suryanti Anwar, S.STP.,M.Si yang juga Kadis Koperasi dan UKM Maluku, Wakil Bendahara Ibu Nur Mardas, ST., MT, Dinas PUPR Maluku, jajaran pengurus, serta Pemuda ICMI Maluku dan MPD ICMI Kota Ambon yang turut memberikan pandangan dan arahan strategis bagi pengembangan organisasi.

Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Cendekiawan Muda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar yang memandu acara ini, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa momentum silaturahmi dan kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah, memperluas gagasan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi antar generasi intelektual muslim.

Bendahara Umum MPW ICMI Maluku, Ibu Lily Kwanandar, yang bertindak Shohibul Bait acara kali ini, ke media SM, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pengurus, khususnya Ketum Pa Olan bersama Pengurus ICMI, hal ini merupakan kehormatan besar bagi kami bisa bersilaturahmi dan berbuka puasa bersama, semoga hal ini dapat mempererat tali silaturahmi di antara kita, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan di bulan yang suci ini. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam penyambutan, pelayanan, maupun hidangan yang disuguhkan masih terdapat banyak kekurangan, ujar Owner Kairatu Beach ini.

Secara substansial, kegiatan ini bertujuan mempererat relasi sosial dan intelektual antara Pengurus ICMI Periode 2024–2029, sekaligus memperkuat kesinambungan kaderisasi cendekiawan Muslim di Provinsi Maluku.

Acara dimulai pada pukul 17.00 WIT dengan rangkaian sambutan dari Ketua ICMI Maluku, Sharing session kepanitiaan lokal Tuan Rumah Muktamar VIII di Kota Ambon.

Dalam sambutannya, Ketua MPW ICMI Provinsi Maluku, Dr Ruslan HS Tawary dalam arahannya menekankan pentingnya mendorong Kontribusi Cendekiawan Untuk Maluku Pung Bae Lewat Suksesnya Muktamar VIII ICMI yang akan berlangsung di Kota Ambon pada Desember 2026 nanti.

“ ICMI pada hakikatnya adalah rumah besar cendekiawan Muslim yang memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Karena itu, kolaborasi antara ICMI menjadi sangat penting agar proses regenerasi pemikiran dan gerakan organisasi dapat berjalan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini ICMI Maluku tengah menjalankan sejumlah program prioritas yang berorientasi pada penguatan literasi intelektual dan kontribusi pemikiran bagi masyarakat.

“ Saat ini juga kami focus berbagai langkah – langkah persiapan Muktamar VIII ICMI yang dibutuhkan sebagai bentuk keseriusan kami, dimana koordinasi dengan Pemerintah dan stakeholder terkait bersama Koordinator Steering Comitte (Panitia Pengarah) Bapak Ir Sadali IE., M.Si., IPU yang juga Sekdaprov Maluku dalam menyusun DIM yang akan kita perjuangkan bersama di Pusat, inventaris akomodasi dan transportasi lokal penunjang, finalisasi Struktur Kepanitiaan Lokal, Peresmian Sekretariat MPW ICMI sekaligus Panitia Muktamar ICMI yang akan kita launching dalam momen Halal bi Halal kedepan, jelas Ruslan Tawary, Ketua MPW ICMI Maluku ke media.

“ Kami juga sementara menyiapkan penerbitan buku yang berisi gagasan dan refleksi pemikiran para Pengurus ICMI Maluku sebagai bentuk kontribusi intelektual bagi dukungan pembangunan daerah ini, dalam rangka mendukung visi Sapa Cita Lawamena Pa Gubernur Hendrik Lewerissa untuk Maluku Pung Bae ” tuturnya, yang juga Ketua Forum Wakil Rektor Bidang Kerjasama Perguruan Tinggi se-Indonesia ini.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak semata-mata bertumpu pada dimensi material dan ekonomi, tetapi juga memerlukan fondasi nilai, moralitas, dan kesadaran intelektual yang kuat, sambungnya.

“ Pembangunan yang berkelanjutan harus berakar pada nilai-nilai etika dan spiritualitas. Di sinilah peran cendekiawan menjadi penting sebagai penjaga nalar publik sekaligus pengarah moral dalam proses pembangunan,” tegas Tawary, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah Maluku.

Ia ke SM menyampaikan bahwa ICMI tidak hanya hadir sebagai organisasi keilmuan, tetapi juga sebagai wadah pengabdian sosial yang mendorong lahirnya pemikiran-pemikiran konstruktif bagi kemajuan daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen yang hadir untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat kontribusi kaum cendekiawan, serta menjadikan kebersamaan ini sebagai langkah awal membangun peran strategis umat dalam kehidupan masyarakat

Setelah sambutan Ketum MPW ICMI Maluku, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah singkat menjelang Buka Puasa yang disampaikan oleh Fungsionaris ICMI, Ust Dr Djufri R. Pattilouw., SE., M.Si yang juga Sekretaris LPMPP Unpatti.

Dalam tausiah tersebut disampaikan bahwa Ramadan bukan hanya momentum spiritual individual, tetapi juga ruang refleksi sosial untuk memperkuat solidaritas, memperdalam kesadaran kolektif, serta memperkuat komitmen pengabdian kepada umat dan bangsa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan salat Magrib berjamaah, sebelum akhirnya ditutup dengan ramah tamah serta sesi fhoto bersama seluruh yang hadir. (SM)