SABUROmedia, Ambon — Majelis Pengurus Wilayah (MPW) ICMI Provinsi Maluku menggelar kegiatan Buka Puasa bersama dan Peringatan Nuzulul Qur’an dalam momentum Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Ibu Lili, Bendahara Umum MPW ICMI Provinsi Maluku, di Jalan Soabali Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon, Sabtu (14/03/2026).

Hadir Sekretaris LPMPP Unpatti, Ust Dr Djufri R. Pattilouw., SE., M.Si yang juga Wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Organisasi MPW ICMI Maluku yang memberikan tausiyah singkat menjelang Buka Puasa Bersama ini.

Dalam tausiah yang sederhana, dimana tidak jauh – jauh dari kompetensi ilmu ekonomi yang digeluti beliau, dimana menghubungkan moralitas dalam ekonomi islam dan dampak perang AS-Israel Vs Iran. Beliau menyampaikan bahwa Ramadhan bukan hanya momentum spiritual individual, tetapi juga ruang refleksi sosial untuk memperkuat solidaritas, memperdalam kesadaran kolektif, serta memperkuat komitmen pengabdian kepada umat dan bangsa.

“ Keserakahan dalam utility individu mengacu pada perilaku di mana seseorang berusaha memaksimalkan kepuasan atau keuntungan pribadinya secara berlebihan, sering kali tanpa memedulikan dampak negatif terhadap orang lain atau lingkungan. Dalam konteks ekonomi, ini sering dikaitkan dengan konsep homo economicus yang mengasumsikan manusia sebagai makhluk rasional yang egois, “ jelas Sekretaris PW Kahmi Maluku ini.

Secara filosofis, keberadaan ICMI dipandang sebagai gerakan intelektual yang mengintegrasikan dimensi iman, ilmu, dan amal dalam satu kesatuan praksis sosial.

Mengawalinya beliau mengutip Surat Al-Munafiqun ayat 10 memerintahkan orang beriman untuk bersegera menginfakkan sebagian rezeki di jalan Allah sebelum ajal menjemput. Penundaan sedekah sering berujung penyesalan di akhir hayat, di mana manusia berharap waktu diundur sedikit saja untuk bersedekah dan menjadi orang shalih, namun ajal tidak dapat ditangguhkan, jelasnya.

Kemudian beliau menyinggung khutbah singkat Syekh Abdul Qadir Jaelani, Singkat dan pendek, namun sarat dengan makna, lebih kurangnya berbunyi : “Wahai saudaraku, memberi makan sesuap nasi (makanan) kepada orang yang lapar, lebih berharga dibandingkan membangun 1000 masjid.”

Tak sampai disitu, beliau melanjutkan: “Memberi makan kepada orang yang lapar lebih baik daripada memberi kiswah Kabah yang terbuat dari sutera.”

“Memberi makan kepada orang yang lapar lebih baik daripada orang yang qiyamul lail (shalat malam/ tajajud) dan rukuk.”

“Memberikan makanan kepada orang yang lapar lebih baik daripada berjihad dengan pedang melawan kekafiran.”

“Memberi makan pada orang yang lapar lebih baik daripada berpuasa sepanjang tahun di waktu panas.”

Semua itu dikarenakan, bila makanan itu masuk ke dalam perut orang yang lapar, maka ia laksana cahaya seperti cahayanya matahari yang terang benderang, petuah ini sering dikutip untuk mendorong kepedulian terhadap kaum dhuafa, yatim, dan orang miskin, serta menyeimbangkan antara ibadah ritual dan ibadah social, “ ungkapnya.

Disamping itu, beliau juga mengutip Riwayat hadist Imam At-Tirmidzi, mengenai kebersihan yang menekankan bahwa menjaga kesucian dan kebersihan adalah bagian integral dari iman seorang Muslim, dimana point pentingnya, hadits ini menekankan bahwa Islam tidak hanya menuntut kebersihan fisik, tetapi juga kebersihan hati dan lingkungan, sambungnya.

Di akhir, beliau juga menyampaikan QS Az-Zariyat ayat 19 yang menegaskan bahwa orang-orang bertakwa menyisihkan sebagian harta mereka sebagai hak bagi orang miskin, baik yang meminta maupun yang tidak meminta. Ayat ini menekankan pentingnya zakat dan sedekah sebagai wujud kepedulian sosial, serta bagian dari ciri orang bertakwa

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat Maghrib berjama’ah, sebelum akhirnya ditutup dengan ramah tamah serta sesi fhoto bersama seluruh yang hadir.

Dikesempatan yang sama, dalam arahannya, Ketua Umum MPW ICMI Maluku, Dr Ruslan HS Tawary menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas ICMI Maluku hingga saat ini, dimana berbagai kegiatan Ramadhan ICMI dapat berjalan baik. Dimana setiap momentum yang ada, kita terus matangkan agenda – agenda Road to Muktamar VIII ICMI Tahun 2026, yang akan digelar di Kab Seram Bagian Barat, Kab Maluku Tengah, Kota Tual – Malra dan terakhir di Kota Ambon. Kita yakin, dengan dukungan kita semua, semarak Muktamar VIII akan terus menggema di seantero Jazirah Al-Mulk ini nantinya, Ucap Tawary, yang juga mantan aktivis Cipayung ini.

Hadir Ketua Umum MPW ICMI Provinsi Maluku, Dr Ruslan HS Tawary., S.Pi., M.Si yang juga Warek IV Unpatti, Fungsionaris ICMI Kadis Pertanian Maluku, Kadis Koperasi Maluku beserta jajaran Pengurus dan Pemuda ICMI (SM)