SABUROmedia, Ambon – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar Ali Lessy menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas keputusan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum AM Sangadji, yang dijuluki “ Jago Tua”.
Presiden Prabowo Subianto akan menganugerahkan pahlawan Nasional kepada 18 tokoh, termasuk AM Sangadji pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2026. Penganugerahan tokoh dari berbagai daerah dilaksanakan di Istana Negara, Selasa
“ Kami menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pemerintahan Bapak Presiden Prabowo Subianto atas keputusan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Bapak AM. Sangadji,” ujar Umar Lessy, pada Minggu (08/11/2026).
Menurut Umar Lessy, yang juga Tenaga Ahli (TA) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini, menilai penganugerahan Pahlawan Nasional sangat tepat. Karena peran (Alm) AM. Sangadji sebagai tokoh pergerakan nasional asal Maluku yang dijuluki “Jago Tua”, dimana ikut mendirikan Sarekat Islam (SI) pada tahun 1912 bersama Oemar Said Tjokroaminoto dan H. Agoes Salim, juga menjadi peserta dan tokoh penting dalam Kongres Pemuda II (Sumpah Pemuda) pada Oktober 1928 serta mendirikan Balai Pengadjaran dan Pendidikan Rakjat (BPPR) serta mengelola Neutrale School di Samarinda pada tahun 1920-an.
A. M. Sangadji sendiri lahir di Negeri Rohomoni, Pulau Haruku, Maluku Tengah, pada 3 Juni 1889. Ia menempuh pendidikan kolonial (HIS, MULO) dan menolak posisi bangsawan/raja demi terlibat aktif dalam pergerakan kemerdekaan. Beliau kemudian ikut menyebarkan berita proklamasi, mengibarkan Sang Merah Putih di Kalimantan, memimpin Laskar Hisbullah di Yogyakarta, sempat dipenjara oleh kolonial, hingga wafat di Yogyakarta pada 20 April 1949.
Kebanggaan Rakyat Maluku
Umar Lessy menegaskan, bahwa Masyarakat Maluku memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan sosok Pahlwan Nasional AM Sangadji.
Karena itu, Umar Lessy menyatakan bahwa Partai Golkar dan masyarakat Maluku harus bangga atas pengakuan negara terhadap kiprah tokoh yang menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa ini.
Melalui kesempatan ini juga, Umar Lessy juga menyampaikan kepada pengurus dan kader Golkar Maluku agar dapat menyampaikan doa agar jasa dan pengabdian almarhum AM Sangadji menjadi amal ibadah dan dikenang sepanjang masa oleh bangsa Indonesia.
Karena itu, lanjut Umar Lessy, dalam waktu dekat DPD Partai Golkar Maluku akan menggelar do’a bersama atas penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada AM Sangadji.

Sementara itu, Ahmad Ilham Sipahutar, Ketua Panitia Seminar Nasional Prof Drs Lapran Pane – AM Sangadji menjadi Pahlawan Nasional Kahmi Maluku di Convention Center Mall MCM Ambon, pada 30 April 2016 yang lalu, menyampaikan hal yang sama, setelah perjuangan yang cukup lama dari semua pihak, akhirnya terbayarkan. Kita semua elemen rakyat Maluku, patut menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, ucapnya.
Dia mengingatkan, Kahmi Maluku dalam rangka mendukung saat itu, telah menyiapkan semua dokumen, surat rekomendasi dari semua pihak, termasuk Pemprov Maluku, Pemkab Malteng, Ormas/OKP Maluku dan entitas lainnya, dimana saat itu, selain Pemda juga menghadirkan Subdirektorat Penghargaan dan Tunjangan Kesejahteraan Keluarga Pahlawan dan Perintis Kemerdekaan Direktorat Kepahlawanan, Keperintisian, Kesetiakawanan Sosial, dan Restorasi Sosial (K2KSRS) Kementerian Sosial RI, Ketua Majelis Penasehat MN Kahmi, Dr Ir Akbar Tandjung, Ketua DPD Gamki Maluku Johan Rahantoknam serta Penulis Biografi beliau Sam Habib Mony dalam Seminar Nasional, sebagai salah satu persyaratan yang diminta saat itu (SM)