SABUROmedia, Ambon — Gubernur Maluku Hendrik Izaac Lewerissa yang sebenarnya menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Maluku sempat mengalami salah ucap (keseleo) dengan menyebut dirinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Maluku saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan dan Rakerda DPD Partai Golkar Maluku di The Ballroom Hotel Santika Premiere Ambon, Sabtu (07/11/2026)
Ketua Umum DPP Partai Golkar, H Bahlil Lahadalia merepon hal tersebut sebagai sinyal positif dari Bapak Gubernur untuk kita Partai Golkar, dan beliau menegaskan komitmen kerja sama politik permanen Partai Golkar – Gerindra dalam acara pelantikan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Maluku di Kota Ambon ini.
Beliau juga merespon kehadiran Gubernur Maluku sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa, dengan menegaskan soliditas hubungan serta komitmen koalisi.
Bahlil secara terbuka menekankan bahwa Partai Golkar tidak pernah ragu untuk membangun kerja sama dengan Gerindra di bawah kepemimpinan Prabowo. Ia bahkan menyebut kerja sama ini bisa diarahkan menjadi koalisi permanen, mengibaratkan hubungan kedua partai seperti “satu rumah namun beda kamar”.
Bahkan menurutnya, gagasan dan pemikiran Prabowo Subianto yang dia bawa dan kembangkan di Partai Gerindra, adalah dokumen yang sama saat beliau mengikuti konvensi calon Presiden Partai Golkar tahun 2004, dimana beliau sosok historis yang merupakan alumni sekaligus mantan anggota Dewan Pembina Partai Golkar.
Bahlil menekankan bahwa penyelesaian berbagai agenda besar di Maluku, termasuk percepatan proyek strategis seperti Blok Masela—tidak hanya menjadi tanggung jawab Gerindra sebagai Partai asal Gubernur, melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama dengan Partai Golkar.
Hal ini sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia yang berulangkali menegaskan komitmennya agar Partai Golkar merebut kembali kursi DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku pada Pemilu 2029, agar perjuangan bersama semakin maksimal kedepannya.
“ Harga Mati di Tanah Kelahiran, sebagai putra asli Maluku sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar saat ini, Saya tidak rela jika Partai yang saya pimpin tidak memiliki wakil di Senayan dari tanah kelahirannya ini, dimana telah absen selama dua periode, “ tegas Bahlil.
Untuk itu, Bahlil menginstruksikan seluruh kader Golkar di Maluku untuk bersatu mendukung program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan target elektrifikasi desa secara merata.
“ Kita komitmen dalam pemerataan akses energi, di tahun 2029 – 2030 pemenuhan akses listrik untuk seluruh desa di Indonesia khususnya di Maluku ditargetkan tuntas sepenuhnya, “ janji Bahlil, Ketua Umum DPP Partai Golkar, yang juga Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi ini.
Ketua Umum Partai Golkar juga meminta agar seluruh kader Partai Golkar untuk memberikan dukungan penuh yang sama kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku dalam menjalankan roda pemerintahan.
Hal ini sejalan dengan Doktrin Karya Kekaryaan, dukungan penuh kepada kepala daerah merupakan bagian dari doktrin karya kekaryaan Partai Golkar sebagai instrumen politik pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan.
Bahlil berpesan agar jika terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan oleh Gubernur, kader Golkar diminta menyampaikan masukan secara konstruktif
Melalui momen ini juga, Bahlil menyatakan bahwa Partai Golkar selalu membuka ruang bagi kader atau tokoh yang pernah berada di Golkar lalu pindah ke partai lain untuk kembali bergabung.
Bahlil juga menegaskan bahwa Golkar selalu terbuka lebar menerima kader baru maupun figur-figur besar lainnya.
Beliau juga mengajak generasi muda dan Gen Z, serta menegaskan bahwa Golkar adalah Partai inklusif, merupakan partai yang terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berproses di dalam partai, dan bukan milik trah keluarga atau perusahaan tertentu. (SM)