SABUROmedia, Maluku Utara — Setetes keringat, napas yang teratur, dan jari yang mantap di pelatuk senapan. Itulah yang ditunjukkan oleh Ananda Hafidzatul Ilma, siswi MA Negeri 1 Tidore, yang berhasil mempersembahkan medali perunggu pada cabang menembak nomor 18-41 meter Benchrest kategori Yunior dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Maluku Utara ke-5 di Kabupaten Halmahera Utara, Jumat (12/06/2026).
Capaian gemilang ini menjadi sorotan tersendiri, mengingat cabang menembak merupakan olahraga yang menuntut ketenangan, fokus ekstra, dan ketepatan yang matematis. Pada nomor 18-41 m Benchrest Yunior yang berjarak bervariasi tersebut, Ananda harus bersaing dengan para penembak junior terbaik dari seluruh penjuru Maluku Utara.
Dengan posisi duduk bertumpu pada meja (benchrest), siswi MA Negeri 1 Tidore ini menunjukkan kedewasaan di luar usianya. Di tengah tekanan kompetisi yang ketat, Ananda berhasil menahan detak jantungnya, menyelaraskan pernapasan, dan melepaskan tembakan-tembakan akurat yang menghujam tepat di lingkaran sasaran, hingga akhirnya mengamankan posisi ketiga dan berhak atas medali perunggu.
Kepala Madrasah, Bapak Djusman Suwardi., S.Pd ketika dihubungi via ponsel menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi siswinya. Kami sangat bangga luar biasa. Cabang menembak bukan sekadar olahraga fisik, tapi lebih dari itu adalah olahraga mental. Ananda Ilma telah membuktikan bahwa siswi madrasah memiliki mental baja dan ketenangan yang luar biasa. Medali perunggu ini adalah kebanggaan besar bagi warga madrasah dan Kota Tidore Kepulauan, ujarnya dengan bangga.
Perjalanan Ananda menuju podium Porprov tidaklah instan. Di balik ketenangannya saat memegang senapan, tersimpan rutinitas latihan yang panjang dan melelahkan.
Ia harus cerdas membagi waktu antara tuntutan belajar di madrasah dan jam-jam latihan di sasana tembak. Konsistensi, kedisiplinan, serta bimbingan dari pelatih ternyata berbuah manis di hari penentuannya.

Usai penghargaan, Ananda Ilma ketika dihubungi via ponsel mengaku lega dan bersyukur. Alhamdulillah, ini adalah hasil dari latihan yang tidak kenal lelah. Di sasaran tembak, lawan terbesar saya adalah diri saya sendiri, bagaimana agar tetap fokus dan tidak gugup.
Terima kasih kepada pelatih, papa/mama, dan keluarga besar MAN 1 Tidore yang selalu mendukung dan mendoakan saya, ungkap Ananda Ilna dengan senyum haru.
Keberhasilan Ananda Hafidzatul Ilma di nomor 18-41 m Benchrest Yunior telah mengukuhkan namanya sebagai penembak berpotensi dari Kota Tidore Kepulauan. Pencapaian ini diharapkan menjadi api semangat bagi para pelajar madrasah di Maluku Utara untuk tidak takut menekuni olahraga ketepatan, serta menjadi batu loncatan bagi Ananda Ilma untuk menorehkan prestasi yang lebih gemilang di level nasional. (SM)