SABUROmedia, Ambon — Kabar gembira bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon. Pemerintah Kota Ambon kembali menunjukkan keberpihakannya kepada ekonomi kerakyatan dengan menyalurkan bantuan modal usaha kepada 250 pelaku UMKM, Kamis (11/06/2026)
Bantuan sebesar Rp2 juta per penerima tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.
Langkah ini mendapat perhatian luas karena dinilai menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Ambon dalam membantu pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
“ Bantuan ini diberikan setelah melalui proses verifikasi langsung di tempat usaha masing-masing penerima. Kami ingin memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha,” kata Wattimena
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah. Karena itu, pemerintah terus menghadirkan berbagai program yang dapat memperkuat daya saing dan keberlanjutan usaha masyarakat.
Wali Kota berharap bantuan modal tersebut tidak hanya digunakan sebagai tambahan modal kerja, tetapi juga menjadi pemicu bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan menciptakan inovasi usaha yang lebih kompetitif.
“ Harapan kami, bantuan ini mampu memberikan nilai tambah bagi usaha yang dijalankan sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan keluarga dan pertumbuhan ekonomi Kota Ambon,” ujarnya.
Program bantuan ini disambut positif oleh para pelaku UMKM yang mengaku terbantu dengan adanya dukungan modal dari pemerintah. Ditengah tantangan ekonomi dan persaingan usaha yang semakin ketat, bantuan tersebut diharapkan menjadi energi baru bagi pelaku usaha untuk terus berkembang.
Dengan penyaluran bantuan kepada 250 UMKM ini, Pemerintah Kota Ambon optimistis sektor usaha mikro dan kecil akan semakin kuat, mampu membuka peluang kerja baru, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Ambon. (SM)