SABUROmedia, Ambon — Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat Ekonomi Universitas Pattimura, Rivalia Pollatu, menyampaikan sikap resmi organisasi melalui rilis media, Sabtu dini hari (28/02/2026) menyusul insiden bentrokan yang berujung pada dugaan penikaman terhadap seorang mahasiswa Unpatti yang juga kader HMI di kawasan Negeri Rumahtiga Kecamatan Teluk Ambon.

Rivalia menegaskan bahwa pihaknya turut prihatin atas peristiwa tersebut, terlebih karena menyebabkan adanya korban luka.

“ Kami sangat prihatin atas kejadian ini hingga menyebabkan salah satu mahasiswa ditikam. Ini menjadi perhatian serius bagi kami,” ujarnya.

Ia meluruskan bahwa insiden penikaman terjadi di luar area kampus, sehingga tidak bisa serta-merta dikaitkan dengan aktivitas organisasi di dalam lingkungan kampus.

“ Perlu saya luruskan bahwa kejadian tersebut berlangsung di luar kampus. Saat pertikaian terjadi di kawasan Rumahtiga ada sejumlah pihak luar yang ikut terlibat,” jelasnya.

Menurut Rivalia, agenda yang berlangsung sebelumnya di kampus merupakan kegiatan internal pengurus DPMF dan tidak membawa nama organisasi eksternal mana pun.

Termasuk Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) maupun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Lebih lanjut ia menegaskan, bahwa saat situasi memanas, anggota GMKI disebut memilih mundur untuk menghindari konflik yang lebih besar.

Sebab itu ia meminta tidak ada pihak yang saling menuduh.

Biarkan kepolisian bekerja secara profesional untuk mengungkap identitas pelaku.

” Anggota kami memilih mundur karena tidak ingin terlibat pertikaian terlalu jauh. Saya tegaskan jangan ada siapapun yang menuduh atau membangun narasi liar dan hoaks yang dapat memperkeruh Kamtibmas,” tegasnya.

Rivalia mengingatkan seluruh pihak agar tidak terprovokasi atau menggiring opini yang dapat memecah belah hubungan antarorganisasi mahasiswa.

“ Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk mengadu domba GMKI dan HMI. Kita semua mahasiswa, jangan sampai konflik ini melebar,” katanya.

Ia juga meminta aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional dan transparan agar pelaku penikaman dapat diungkap secara jelas.

GMKI Komisariat Ekonomi Unpatti, lanjutnya, berkomitmen menjaga kondusifitas kampus dan menyerukan seluruh mahasiswa untuk menahan diri serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Senada dengan hal tersebut, Fungsionaris DPP IKAPATTI (Ikatan Alumni Unpatti), Ahmad Ilham Sipahutar berharap semua pihak menahan diri, dan memberikan kepercayaan kepada Pihak APH khususnya Kepolisian untuk segera menangkap Pelakunya, apalagi hal ini bisa mengganggu kondusifitas suasana Ramadhan yang sedang berlangsung.

Untuk itu dia meminta pihak Kampus bergerak cepat untuk menghentikan semua proses yang ada untuk sementara waktu, dan mendorong Senior – Senior Alumni Cipayung khususnya GMKI – HMI dapat menjadi promotor perdamaian, ajak Ilham, yang juga mantan Ketua Umum HMI Cabang Ambon ini (SM)