SABUROmedia, SBB — Momentum Lebaran Idul Fitri 2026M/ 1447H ini memang berbeda dari lebaran-lebaran sebelumnya, bagaimana tidak, dengan adanya kegiatan Akbar Lisabata Panggel Pulang (Hena Iha Kono ne’u, bahasa lokal) merupakan daya pikat tersendiri.

Seperti yang disampaikan Koordinator Pertandingan Awy Kaisuku ke Media SM, Minggu (22/02/2026), yang berpandangan bahwa kegiatan olahraga yang digagas bukan hanya sebatas Manarik minat dan bakat, melainkan untuk menjalin hubungan persaudaraan juga.

” Semangat kami mengelola kegiatan ini juga untuk mempererat silaturahmi antar kampung, antar saudara yang hendak berpartisipasi Pada event Idul Fitri Cup, baik itu pada wilayah Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, bahkan pada level nasional nantinya, ” ucapnya.

Kegiatan yang sebelumnya belum pernah diselenggarakan di negeri itu, menjadi alasan bagi perantau anak-cucu Lisabata untuk pulang mengente kampung halaman. Bersamaan dengan momentum itu, panitia mencoba memadukan 3 agenda sekaligus, yakni Keagamaan, Kebudayaan, dan Olahraga, sambungnya.

Pada agenda olahraga atau familiar dikenal dengan sebutan Open Turnamen Idul Fitri Cup, panitia merasa terdorong untuk Manarik minat dan membentuk bakat ganerasi muda pada cabang olahraga volly ball, ungkapnya.

Panitia sebelumnya sudah membuka pendaftaran mulai terhitung sejak tanggal 01 – 28 Februari 2026, hingga berita ini dirilis, waktu untuk mendaftar hanya tersisah 6 hari.

“Ayo bagi pecinta volly mania, jangan sia-siakan kesempatan rebut ratusan juta total bonus plus trofi, daftarkan team Favoritmu segera, ini sejarah di Maluku Dengan memiliki bonus yang begitu fantastis, ” ajak Awy, yang juga Komandan Daerah Brigade Masjid BKPRMI Kab SBB ini.

Pada Kegiatan Lisabata Panggel Pulang, Panitia juga berencana menghadirkan 30 Pela dan gandong Negeri Lisabata yang tersebar di penjuru tanah seram.

Sejalan dengan itu, Ketua Pelaksana, Hijra Tangkota mengatakan bahwa Kegiatan ini sengaja digagas untuk membangun semangat Pela-Gandong bagi anak-cucu Lisabata serta Pela dan Gandongnya dimanapun berada.

“ Mari Kita berpegang teguh pada nilai-nilai adat yang sudah dirintis oleh para leluhur, jangan ingkari pondasi adat yang mereka letakan, tidak ada yang lebih indah dari hidup bersaudara dalam bingkai Pela dan gandong, ” Jelas mantan Ketua Bawaslu Kab SBB ini.

Kegiatan ini direncanakan akan diselenggarakan pada H+1 – 5 Idul Fitri 2026 M/1447 H dan sub kegiatannya ada bakti sosial, kesenian Islam, peragaan adat dan budaya.

Adapun kegiatan ini sinergi dan kolaborasi bersama Pemprov Maluku, Pemkab SBB, Kodim SBB, Polres SBB, PBVSI, PHBI, IPPERMAL dan DPD BKPRMI Kab Seram Bagian Barat. (SM)