SABUROmedia, Ambon – Lembaga Perempuan Maluku Berkarya menggandeng Anna Latuconsina., SH., S.I.Kom, Senator DPD RI asal Daerah Pemilihan Provinsi Maluku dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Hotel Grand Avira Ambon, Selasa (23/12/2025)
Sosialisasi 4 pilar yang di promotori oleh ibu Ana latuconsina angta DPD RI yang membidangi komisi /mitra perlindungan perempuan dan anak yang bkin kegiatan lembaga perempuan maluku berkarya ketuanya Muliati Syamsuddin
Kegiatan ini menghadirkan peserta dari Ibu – Ibu Majelis Taklim dan beberapa Pemuda Remaja Masjid yang turut berpartisipasi.

Kehadiran mereka menciptakan suasana hangat dan penuh semangat, sekaligus menegaskan bahwa nilai-nilai kebangsaan relevan untuk seluruh lapisan masyarakat.
Melalui paparannya, Ibu Anna menekankan pentingnya Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
“ Empat Pilar ini adalah rumah besar kita semua. Tanpa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, bangsa kita bisa kehilangan arah. Karena itu, setiap generasi, mulai dari tokoh masyarakat hingga anak-anak muda, harus ikut merawat dan mengamalkan nilai-nilainya,” ujar Anna dalam sambutannya.
Sementara itu, Muliati Syamsuddin, Ketua Lembaga Perempuan Maluku Berkarya dalam kata sambutannya, menyerukan tentang pentingnya anti kekerasan terhadap perempuan dan anak, karena perempuan dan anak perlu rasa aman, kasih sayang yang cukup serta kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang, Ucapnya.
Menurutnya, kenyataannya hingga saat ini masih banyak perempuan dan anak yang menjadi korban kekeran, baik kekerasan fisik, psikis seksual maupun penelantaran hingga kekerasan. Hal ini tidak hanya meninggalkan luka pada tubuh tetapi juga trauma mendalam yang sangat dapat merusak masa depan mereka selaku korban, Ungkapnya.
“ Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukanlah masalah pribadi melainkan masalah kemanusiaan, masalah sosial ini harus menjadi tanggung jawab kita bersama, “ sambungnya.
Untuk itu, dia menghimbau kepada keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, tokoh agama maupun pemerintah, harus bersatu untuk mencegah dan menghentikan segala bentuk kekerasan ini.
Melalui kesempatan ini, Ketua Perempuan Maluku Berkarya, yang juga Direktur Wilayah Lembaga Pembinaan Keluarga Sakinah (LPKS) BKPRMI Maluku, Muliati menghimbau semua pihak, untuk sama – sama membagun komitmen bersama untuk :
1. Mau menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak;
2. Berani melaporkan dan menolak segala bentuk kekerasan;
3. Responsif untuk memberikan perlindungan dan pendampingan kepada para korban;
4. Mendidik generasi muda tentang nilai saling menghormati, kesetaraan dan kasih sayang antar sesama makhluk Tuhan, ummat yang rahmatan lil alamin, tegasnya.
Kegiatan ini ditutup dengan do’a bersama dan komitmen kolektif dari seluruh Peserta untuk terus menjaga persatuan serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. (SM)