SABUROmedia, Jakarta – Beberapa waktu yang lalu, kita dikejutkan Operasi tangkap tangan atau OTT KPK terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer dan kawan-kawan yang mengamankan 14 Orang oleh Tim KPK yang bergerak parallel, dengan aliran dana mencapai 81M dan kini telah berujung pada penetapan 11 tersangka di kasus pemerasan penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Perhimpunan Solidaritas 08 (PS 08) melalui rilis medianya ke SM, Sabtu (23/08/2025) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan penetapan tersangka terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer. Langkah tegas ini dianggap sebagai momentum yang tepat bagi KPK Untuk mengembalikan marwah lembaga anti rasua di mata publik, dalam pemberantasan korupsi dan penegakkan hukum, yang akhir-akhir ini KPK dianggap kurang kredibel.

Mantan Ketua Umum PP GMKI Periode 2018 -2020 Korneles Galanjinjinay, juga menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan peringatan keras bagi seluruh anggota Kabinet Merah Putih.

“ Kami mengingatkan kepada semua pihak yang diberi amanah oleh negara, khususnya oleh Presiden Prabowo Subianto, agar tidak ada lagi yang berkhianat. Jabatan adalah amanah untuk kemaslahatan umat dan bangsa, bukan untuk memperkaya diri sendiri, keluarga, atau kolega,” ujar Korneles.

Lebih lanjut, PS 08 memandang penangkapan, penetapan tersangka, serta pemberhentian Immanuel Ebenezer sebagai bukti nyata dari komitmen kuat Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi.

“ Kami memberikan dukungan moral penuh kepada Presiden Prabowo. Rakyat Indonesia bersama Bapak Presiden dalam perjuangan menyelamatkan bangsa dari cengkeraman mafia dan koruptor,” Tutup Korneles. (SM)