SABUROmedia, Ambon – Lembaga Bantuan Hukum dan Advocacy Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LBHA BKPRMI) Provinsi Maluku bersama Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Maluku dalam rangka menyambut 1 Muharram 1447H gelar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Aula Christina Martha Tiahahu Gedung Pendidikan Kampus Utama Poltekkes Kemenkes Maluku, Jl. Laksdya Leo Wattimena, Negeri Lama Kecamatan Baguala Kota Ambon.

Acara yang bertajuk : “ Peaceful Muharam ; Hijrah Zaman Now, Berani Berubah Lebih Baik Dari Diri untuk Negeri “, digelar pada Senin (30/06/2025) yang dihadiri Fransisko Alimudin Kolatlena – Anggota Komisi VIII DPR RI/ MPR RI, Suratno Kaluku., S.Kep., Ners., M.Kep – Akademisi Poltekkes Kemenkes Maluku, Rusdi Abidin., SE – Pengawas LPP BKPRMI Maluku/ Unpatti dan M. Saleh Suat., MH – Direktur Wilayah LBHA BKPRMI Maluku yang juga Akademisi UIN AMSA sebagai narasumber, yang dipandu La Arufin Manuru – Sekretaris Umum DPW BKPRMI Maluku.

Direktur Poltekkes Kemenkes Maluku, Dr. Betty Anthoineta Sahertian., S.Pd., M.Kes dalam sambutannya menekankan pentingnya nilai-nilai persahabatan dan semangat hijrah atau perubahan positif yang relevan dengan tantangan zaman sekarang.

Ia menyampaikan saat ini ada 1980 Mahasiswa dan belum termasuk calon mahasiswa baru yang akan masuk serta 103 dosen dan pegawai lainnya, butuh dukungan Pemerintah untuk mendukung perkembangan dan kemajuan SDM Kesehatan kedepan.

Melalui kesempatan ini, beliau mengajak seluruh kita semua untuk berani dan mau menghargai toleransi dan multikulturalisme sebagai garda terdepan untuk membangun karakter, untuk menyatukan potensi dalam mendukung Pembangunan Maluku, ajaknya.

Sedangkan Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar., ST., M.Si, menegaskan peran strategis pemuda dan remaja masjid dalam memperkuat wawasan kebangsaan dan keagamaan di tengah arus globalisasi yang ada saat ini.

Dinamika daerah saat ini, tantangan Kamtibmas kekinian, dimana beberapa waktu ini kita disajikan berbagai konflik yang terjadi dibeberapa daerah di Maluku, menunjukan harus ada effort dari stakeholder terkait untuk memperkuat ketahanan masyakat di tengah gencarnya pengaruh globalisasi informasi diberbagai bidang kehidupan yang sangat terbuka dan rentan, berupa penyebaran hoaks dan konten yang tidak pantas, Ungkap Ilham, yang juga mantan Ketua DPD KNPI Kota Ambon ini.

Sementara F Alimudin Kolatlena, Aleg DPR RI Fraksi Gerindra Daerah Pemilihan Maluku ini yang membuka acara ini, dalam sambutannya menyampaikan era saat ini semua akses bisa diperoleh, termasuk materi – materi terkait 4 Pilar Kebangsaan saat ini. Tapi yang menjadi persoalan, seberapa besar kita semua mau mengimplementasikannya dalam kehidupan ?

Menurutnya, hijrah khususnya dalam tahun baru islam kali ini, sejauh mana keberanian dan kemauan kita dengan penuh kesadaran mau mengimplimentasikan nilai – nilai Empat Pilar Kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, ucapnya.

Beliau menegaskan bahwa memahami dan melaksanakan keempat pilar tersebut sangat penting, terutama untuk menjaga kemajemukan sekaligus merawat persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika kebangsaan. Ia juga menekankan bahwa nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan dapat diamalkan melalui pembelajaran, membaca, memahami, dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menyebarkan kesadaran ini kepada orang lain.

“ Mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dapat dilakukan dengan belajar, membaca, dan memahami, serta mengimplementasikan, dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian menyebarkan kesadaran kepada orang lain akan nilai-nilai tersebut untuk membangun Indonesia yang lebih kuat,” tambahnya Warga Kahmi Maluku ini.

Di akhir, DPW BKPRMI Maluku menyerahkan Plakat ke Direktur Poltekkes Kemenkes Maluku dan Pengalungan Syal BKPRMI ke anggota DPR RI F. Alimudin Kolatlena. (SM)