SABUROmedia, Ambon — Ketua Tim Penggerak PKK Kota Ambon, Lisa Wattimena, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Manajemen Kasus yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Masyarakat Desa (P3AMD) Kota Ambon, Selasa (10/06/2025).
Dalam sambutannya, Ibu Lisa Wattimena menekankan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur dan kader dalam memahami dan menangani berbagai persoalan sosial, khususnya yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Ia juga turut memberikan materi terkait pentingnya pola asuh anak yang tepat kepada 50 peserta Pelatihan yang terdiri dari Ketua Pokja 1 TP-PKK Desa/Negeri/Kelurahan se-Kota Ambon.
“ Pemahaman pola asuh yang baik menjadi pondasi dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Peran keluarga, terutama ibu, sangat strategis dalam membentuk karakter anak sejak usia dini,” ujar Lisa Wattimena.
Dalam pemaparan materinya, Lisa Wattimena juga turut menyoroti pentingnya pola asuh anak yang baik. Menurutnya, peran ibu dan keluarga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter serta tumbuh kembang anak di lingkungan yang sehat dan aman.
“Pola asuh yang tepat bukan hanya membentuk anak yang cerdas, tapi juga tangguh secara emosional. Ini investasi jangka panjang untuk masa depan Ambon yang lebih baik.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas P3AMD Kota Ambon, Adriana Sakliressy, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Peserta tentang konsep manajemen kasus, prinsip-prinsip etika dalam penanganannya, serta membangun sistem rujukan yang efektif dan responsif.

“ Pelatihan ini juga memberikan pemahaman tentang model perencanaan berbasis kinerja agar setiap tindakan yang dilakukan dapat terukur dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelas Sakliressy.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Ambon dalam memperkuat sistem perlindungan sosial, khususnya bagi perempuan dan anak, serta mendorong peran aktif masyarakat desa dan kelurahan dalam membangun lingkungan yang aman dan ramah anak, ” pungkasnya (SM-MSA)