SABUROmedia, SBT — Dalam momentum memperingati Hari Bangkit Pelajar Islam Indonesia (PII) ke-78, Perhimpunan Keluarga Besar PII (PKB PII) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menggelar kegiatan silaturahim dengan mengusung tema: “Refleksi ke-78 Tahun PII: Merajut Silaturahim, Merefleksi Jejak, Meneguhkan Arah.” Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini digelar di Pesantren Al-Qudwah, Bula, pada Sabtu (19/05/2025).
Silaturahmi ini dihadiri oleh para alumni PII dari berbagai generasi yang pernah berproses di berbagai wilayah Indonesia Timur, seperti Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Hadir di antaranya:
1. Irfan Rahim Tianlean (Mantan Ketua PD PII Kabupaten Sorong)
2. Ismail Rumatumia (Mantan Ketua PW PII Papua)
3. Buatan Mohamad Irfan (Mantan Ketua PW PII Maluku Utara)
4. Talimuddin Rumaratu (Mantan Sekum PW PII Maluku)
5. Bakri Sengan (Mantan Ketua PD PII Fakfak)
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi penting bagi Keluarga Besar PII di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dalam merumuskan langkah-langkah strategis kebangkitan organisasi, sekaligus meneguhkan peran aktif alumni PII dalam pembangunan daerah.
Pada momen tersebut, forum silaturahim juga menetapkan struktur kepemimpinan baru KB PII SBT.
Dalam sidang musyawarah yang berlangsung mufakat dan penuh semangat kebersamaan, Ustazd Husein Wattimena secara aklamasi terpilih dan dipercayakan sebagai Ketua Umum Pengurus Daerah KB PII Kabupaten Seram Bagian Timur.
Ustazd Husein, yang juga merupakan inisiator kegiatan ini, sebelumnya telah mendapatkan mandat dari Pengurus Besar KB PII untuk mengaktifkan kembali organisasi ini di Maluku. Dengan amanah baru ini, ia akan memimpin konsolidasi dan penguatan jaringan alumni PII di SBT serta menjadi motor penggerak bagi gerakan pembinaan generasi muda di wilayah ini.
” Mari katong (kita) malu dari Timur. Maluku, khususnya SBT, harus menjadi cikal bakal kebangkitan kembali PII di kawasan Timur Indonesia. Ini bukan akhir, tapi awal untuk kerja-kerja nyata yang lebih besar,” ujar Wattimena dalam sambutanya.
Kehadiran KB PII SBT bukan hanya simbol kebangkitan semangat organisasi, tetapi juga bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan daerah. Dalam forum tersebut, para alumni menyepakati agenda tindak lanjut strategis berupa program pengkaderan, pembinaan akhlak, dan penguatan mental pelajar di berbagai sekolah dan lembaga pendidikan di Kabupaten SBT, ucapnya
Program ini dirancang sebagai kontribusi langsung KB PII dalam mendukung visi Pemerintah Daerah “SBT Cerdas” — sebuah visi yang mengusung semangat membangun generasi muda yang cerdas secara intelektual, matang secara mental, dan berakhlak mulia, pungkasnya
Pengurus KB PII SBT berkomitmen menjadi mitra kolaboratif bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mempersiapkan SDM unggul dari kawasan timur Indonesia. Program-program seperti pelatihan kepemimpinan pelajar, literasi digital berbasis nilai keislaman, serta pembinaan karakter akan menjadi bagian dari agenda kerja PKB PII ke depan, sambungnya
Pertemuan ini bukan hanya reuni alumni, tetapi menjadi titik awal kebangkitan kembali semangat perjuangan PII di Seram Bagian Timur. Para peserta kegiatan menegaskan pentingnya regenerasi nilai-nilai perjuangan PII kepada generasi muda sebagai bentuk kesinambungan sejarah organisasi yang telah banyak melahirkan pemimpin umat dan bangsa, Ungkapnya
Acara ditutup dengan do’a bersama dan pembentukan tim kerja untuk menyusun rencana aksi jangka pendek, termasuk pendataan sekolah sasaran, perumusan kurikulum pembinaan, serta koordinasi dengan instansi Pemerintah terkait. (SM)