SABUROmedia, DKI Jakarta — Gubernur Maluku Murad Ismail, melaunching GIIA Maluku Hotel yang berlokasi di Kebon Kacang, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2024).

 

Launching ditandai dengan pemotongan Pita dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur didampingi Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Sekda Maluku beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Maluku dan Kepala Dinas PUPR Provinsi Maluku, Ismail Usemahu.

 

Dalam sambutannya, Gubernur memberikan apresiasi yang luar biasa, atas dilaunchingnya GIIA Maluku Hotel, yang sangat representatif ini.

 

Sebelum dilakukan rehabilitasi terhadap gedung dan sarana prasarana, Mess Maluku oleh Gubernur Maluku Murad Ismail direhab agar menjadi nyaman dan dapat bersaing, sehingga meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

 

” GIIA dalam filosofi China adalah rumah yang sangat nyaman untuk ditinggal. Semoga hotel ini bisa dimanfaatkan dalam menjawab kebutuhan masyarakat, baik dari aspek kualitas maupun kuantitas, yang pada akhirnya akan meningkatkan PAD,” harap Gubernur.

 

Lebih jauh, mantan Dankor Brimob Polri ini menjelaskan, sebelum dilaunching, aset milik pemerintah provinsi Maluku ini telah melalui audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga hal ini juga menjawab polemik terlantarnya Mess Maluku di masa kepemimpinannya.

 

Ia menegaskan, akan melakukan audit terhadap pengelola manajemen setiap enam bulan.

” Agar manajemen hotelnya bagus, setiap enam bulan kita akan lakukan audit,’’ ujarnya.

 

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang sama kepada semua pihak, atas dukungan serta kerjasamanya dengan Pemerintah Provinsi Maluku selama ini.

 

” Di penghujung masa jabatan periode pertama ini, Saya juga menyampaikan terimakasih, kepada seluruh masyarakat Maluku, atas dukungan serta kepercayaan-nya, kepada saya dan keluarga, selama bertugas sebagai Gubernur Maluku,’’ tandas Gubernur

Turut hadir dalam acara launching GIIA Maluku Hotel, Ketua TP PKK Maluku, Sekretaris Daerah Maluku, Sadali Ie beserta Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Maluku, Pj Walikota Ambon, Pj Bupati Maluku Tengah, Pj Bupati Buru, Pj Bupati Maluku Tenggara, Direktur PT. Balito Sanno, Staf Ahli Gubernur dan Asisten Sekda dan Pimpinan OPD Provinsi Maluku, mewakili Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Camat Tanah Abang, Ketua Forum Pemuda Muslim Maluku-Malut (FPMM), Ketua Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KBMM), Keluarga Besar Masyarakat Tenggara Raya (KBMTR), Ketua Maluku Satu Rasa (M1R), para Kepala Badan Penghubung se-Indonesia, Ketua Presidium Forum Mahasiswa Maluku (FKMM). (SM-BAPSM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *