SABUROmedia, Ambon – Lembaga Pemantau Pemilu BKPRMI Maluku mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk memilih Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU Provinsi maupun  Kab/ Kota Periode 2024 – 2029 yang independen.

 

Hal tersebut  disampaikan Divisi Hukum dan Advocacy Lembaga Pemantau Pemilu BKPRMI Maluku, Fatma Toisuta., SH., M.Kn melalui rilis media ke SM, Senin (13/11/2023).

 

” LPP BKPRMI mendesak agar KPU memilih anggota Timsel yang independen dan menjunjung tinggi asas imparsialitas dengan tidak menunjukkan keberpihakan pada pihak manapun, termasuk hubungan kekeluargaan guna menghindari adanya kemungkinan konflik kepentingan, dan bila perlu harus ada norma etik tertulis yang melarang Keluarga dan Sanak Keluarga Timsel  untuk ikut Tes KPU nantinya, ” Pintanya.

 

Hal ini diperlukan, karena pengalaman sebelumnya banyak Timsel yang tidak indefenden, bahkan banyak bahasa didaerah Timsel hanya mengawal Keluarga – Keluarga mereka sebagai penyelenggara Pemilu di daerah, dan ini akan bermuara pada persoalan mengenai keberpihakan Tim seleksi kepada Peserta tertentu, sehingga tidak indefenden, bahkan terindikasi memanipulasi hasil, Ungkap Akademisi Fakultas Hukum Universitas Darussalam Ambon ini.

 

Hal ini berdasarkan pantauan dan monitoring LPP BKPRMI selama ini, jadi bukan tidak beralasan, tegasnya.

 

Selanjutnya, Fatma juga mengharapkan para Timsel yang terpilih mempunyai kapasitas, jejak rekam yang baik, dari sisi integritas, karir dan mempunyai paradigma visioner kepemiluan yang baik dan tidak tercela tentu saja, pinta Alumni Universitas Airlangga Surabaya ini.

 

Selain itu, KPU juga harus memperhatikan keterwakilan atas keberagaman kelompok dan gender tentunya, hal ini karena semangat UU kita juga seperti itu, tambahnya.

 

Seperti diketahui sebelumnya bahwa KPU akan segera menetapkan Tim Seleksi Calon Anggota KPU Provinsi maupun Kab/ Kota Seluruh Indonesia Periode 2024 – 2029. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *