SABUROmedia, SBT — Dalam beberapa hari ini flayer penolakan kedatangan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Maluku Bapak Ir. Sadali IE., M.Si di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) tidak punya dasar, pasalnya flayer yang kemudian dimuat dalam media sosial ini tidak punya dasar kuat karena menolak kedatangan beliau, apalagi beliau adalah Putra Daerah SBT sendiri, ditambah lagi tidak punya poin tuntutan penolakan.

 

Hal ini turut disikapi Selmin Sampulawa., S.IP, dimana menurutnya perlu dibedakan disini apakah kedatangan Sekdaprov ini merupakan agenda politik atau agenda silaturahmi keluarga atau Kunjungan Kerja Dinas, kalau kedatangan beliau ini agenda politik dimana sebelumnya pernah memberikan janji politik kepada masyarakat tapi tidak terealisasi, lalu datang kembali dengan agenda yang sama maka secara tidak langsung perlu di tolak, tapi ini khan tidak, ungkap alumni Fakultas ISIP Unpatti ini.

 

“ Kedatangan Sekdaprov Maluku di SBT ini berkaitan dengan agenda silaturahmi sekaligus Kunjungan Kerja pastinya. Kita tahu bahwa beliau juga merupakan salah satu tokoh publik daerah SBT, “ sambungnya.

 

Kedatangan beliau perlu di apresiasi oleh seluruh stakeholder di SBT, karena beliau mempunyai track record yang baik selama ini, pernah menjabat sebagai Kadis Kehutanan Provinsi Maluku, kemudian sekarang menjadi Sekdaprov Maluku, jabatan tertinggi karir ASN Maluku, patut kita bangga dan menjadi motivasi bagi putra – putri  Seram Bagian Timur kedepan, ajaknya.

 

Hal yang sama disampaikan Ridwan Rumakat, Sekretaris DPD BKPRMI Kabupaten Seram Bagian Timur, dia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat baik tokoh Pemuda, agama, masyarakat, dan organisasi kepemudaan untuk saling mendukung untuk maju bersama, mari kita sambut kedatangan Bapak Sadli IE dengan Baik, bila perlu dengan beragam atraksi budaya kita tampilkan sebagai kebanggaan kita semua nantinya menyambut beliau di Bumi ita wotu nusa, ajak mantan aktifis HMI Cabang Ambon ini.

 

“ Harus kita pahami, dimomentum transisi masa berakhirnya jabatan Gubernur Maluku, Bapak Murad Ismail, semakin banyak pihak yang menyerang beliau, bahkan hanya untuk kepentingan jangka pendek semata agar diakomodasi, mengingat beliau menjadi salah satu tokoh terkuat yang akan digadang-gadang menjadi Plt Gubernur Maluku kedepan, sehingga wajar jika banyak opini liar yang menggiring opini agar publik menilai buruknya kinerja beliau, yang dengan setia mendampingi Bapak Gubernur Maluku hingga saat ini, “ tutup alumni Universitas Pattimura ini (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *