SABUROmedia, Ambon — Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Maluku gelar Kanwil BPN kegiatan Goes TO Campus Gerakan Pele Sengketa dengan Tema “ Gerakan Partisipatif Masyarakat Dalam Pencegahan Kasus Pertanahan”.

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai II Rektorat ini dihadiri oleh para Wakil Rektor, Kepala Biro Umum dan Keuangan Unpatti., Serta staf Kanwil BPN Maluku. Pada Kamis, (21/9/23).

 

Gerakan Pele Sengketa merupakan upaya merangkul seluruh pihak untuk membantu mencegah terjadinya sengketa tanah di Provinsi Maluku.

 

Kepala kantor Wilayah BPN Provinsi Maluku, Fransiska Vivi Ganggas., S.H., M.AP mengatakan, Kanwil BPN Maluku Goes to Campus dilaksanakan untuk mensosialisasikan gerakan pele sengkata yang merupakan kolaboratif antara Kanwil BPN dengan masyarakat dalam rangka mengidentifikasikan, menginventrisasikan semua sengketa yang terjadi di Provinsi Maluku.

 

“ Kami menggagas rencana ini untuk seluruh Provinsi Maluku dalam rangaka mencegah bertambahnya sengketa pertanahan karena salah satu penyebab terjadinya sengketa pertanahan adalah ketika seseorang tidak memahami luas bidang tanahnya” ungkapnya.

 

Ia berharap, lewat sosialisasi ini Mahasiswa, masyarakat bersama dengan Kanwil BPN Provinsi Maluku dapat menjadi duta dan agen informasi tentang pentingnya menguasai bidang tanah dan menjadi gerakan pele sengketa.

 

 

Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. M.J Saptenno., S.H., M.Hum saat membuka kegiatan, menyambut baik Kanwil BPN Goes to Campus mengingat bahwa konflik batas tanah di Maluku terjadi karena berbagai latar belakang penguasaan tanah baik dari aspek Hukum maupun adat.

 

“ Masalah tanah di Maluku sangat rumit dikarenakan berbagai latar belakang pengusaan tanah yang dari aspek hukum maupun adat, ” Ungkap Saptenno, yang juga mantan Dekan Fakultas Hukum Unpatti ini.

 

Masyarakat Maluku harus memahami eksistensi dan filosofi mereka sebagai masyarakat Maluku yakni Tanah merupakan sumber kehidupan berkelanjutan dengan demikian sosialisasi diharapkan mampu memberikan pemahaman bagi mahasiswa betapa pentingnya tanah sebagai sumber kehidupan serta terjadinya peningkatan kapasitas, pemahaman serta pengetahuan dalam rangka pencegahan sengketa tanah.

 

Hadir sebagai Keynote Speaker Kepala kantor Wilayah BPN Provinsi Maluku, Fransiska Vivi Ganggas., SH., M.AP., Kepala Bidang Pengendalian Dan Penanganan Sengketa Kantor Wilayah BPN Provinsi Maluku Hardiansyah., SH., MH serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Ambon Sjane Florence Tehupeiory., S.P (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *