SABUROmedia, Bursel, – Untuk menekan Inflasi, Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buru Selatan yang dipimpin Salim Bachta, menggelar bazar pangan murah kepada masyarakat yang membutuhkan, berlangsung di Tribun Alun-alun Kota Namrole. Sabtu (26/11/2022).

Kepada awak Media ini, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Buru Selatan, Salim Bachta mengatakan bahwa, Kegiatan bazar pangan murah tahun 2022 yang dgelar Dinas Ketahanan Pangan Bursel ini berdasarkan atas; Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan., Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 134/PMK.07/2022 tentang Belanja Wajib dalam rangka penanganan dampak inflasi tahun anggaran 2022., PMK Nomor 134/PMK.07/2022 pasal 2 yang menerangkan bahwa penanganan dampak inflasi, daerah menganggarkan belanja wajib perlindungan sosial untuk periode bulan Oktober 2022 sampai dengan bulan desember 2022., Peraturan Bupati Buru Selatan Nomor 02 Tahun 2022 tentang penjabaran anggaran dan belanja daerah Kabupaten Buru Selatan tahun anggaran 2022, dan Surat edaran deputi bidang ketersediaan dan stabilitasi pangan badan pangan nasional Nomor 91/KS.02/B/8/2022 tentang bazar pangan murah/operasi pasar.

“Sekarang tantangan kita adalah bagaimana paling tidak kita pertahankan angka yang ada, dan kita terus berupaya untuk kita bisa menurunkan lagi dari angka itu, karena Kabupaten kita angka terendah untuk angka inflasi di Provinsi Maluku,” ungkap Bachta.

Lanjut Bachta, Adapun tujuan dari pelaksanaan bazar pangan murah ini adalah upaya untuk mengendalikan kenaikan harga (inflasi) kebutuhan pangan pokok masyarakat, dan memastikan persediaan pangan yang terjangkau harganya untuk keperluan masyarakat dalam menghadapi masalah harga (inflasi),” jelasnya.

Selanjutnya dikatakan Bachta, Kegiatan bazar pangan murah yang digelar pada saat ini diperuntukan kepada masyarakat yang membutuhkan, dimana jumlah peserta bazar pangan murah sebanyak 750 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 15 desa dan dusun di Kecamatan Namrole.

“Dan untuk diketahui bahan pangan yang dijual di bazar pangan murah ini yakni; 1 paket, dan 1 paket ini diantaranya beras, gula, minyak goreng, telur, terigu, bawang merah, bawang putih, dan cabai,” kata Bachta.

Kemudian Bachta menjelaskan, 1 Paket bazar pangan murah ini berisi, Gula 1 kilogram, Minyak Goreng 1 Liter, Bawang putih 1 kilogram, Bawang merah 1 kilogram, Telur setengah rack, Beras 10 kilogram, Terigu 1 kilogram, Cabai kecil 1 kilogram serta Cabai panjang 1 kilogram. Semua paket tersebut harganya Rp 200 ribu,” pungkasnya.

“Kami bersyukur hari ini antusias masyarakat begitu tinggi untuk datang ke lokasi bazar, sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk menghabiskan paket bazar pangan murah yang tersedia,” ucap Bachta.

Kegiatan bazar pangan murah di kecamatan Namrole ini masih berlanjut di 5 Desa dan Dusun. Yang akan digelar pada hari, Senin 28 November 2022 di Desa Waly,” ungkap Bachta.

Kemudian dikatakan Bachta, dan setelah di kecamatan Namrole, kami berlanjut menggelar bazar pangan murah di kecamatan Waesama dan Leksula, serta juga di Kecamatan Ambalau, Fenak Fafan dan Kecamatan Kepala Madan,” tutupnya. (SM/AL)