SABUROmedia, Ambon — Dewan Pimpinan Daerah Assosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (DPD Asita) Provinsi Maluku meminta Pemerintah untuk memberikan insentif pembebasan Pajak maupun retribusi SITU maupun reklame selama masa Pandemi kepada dunia usaha yang terdampak pandemic Virus Covid-19 di Kota Ambon, Maluku secara umum.

Hal ini disampaikan Sekretaris Umum DPD Asita Maluku, Firlian Gunawan, dimana hampir semua dunia usaha terpuruk, tidak terkecuali pariwisata, dimana berbagai kebijakan mulai dari PKM, Pra – PSBB, PSBB dan PSBB Transisi berjilid – jilid hingga saat ini ikut menekan kondisi pertumbuhan maupun psikologi dunia usaha yang ada, ujar owner TX Travel Ambon ini.

“ Kondisi hari ini banyak anggota kita yang kolaps dan mati suri, yang sementara ada hanya mencoba bertahan dan menanti, jadi kita sangat harapkan stimulus insentif Pajak, BPJS, keringan fasilitas kredit dengan kelonggaran masa pembayaran dan tidak membebani bunga juga pembebasan retribusi Pajak SITU dan reklame di Pemerintah Kab/ Kota yang ada, “ kata Gunawan melalui media SM ini, dari Kota Surabaya pada Selasa (14/9/21).

Hal ini juga dibenarkan Iwan, yang juga Sekretaris Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (ASTINDO) Maluku ini, dia berharap Pemerintah serius juga melahirkan program – program untuk membantu dunia usaha yang ada saat ini, tanpa dukungan dan bantuan Pemerintah sulit rasanya dunia usaha bisa rebound ke titik awal kembali, khususnya didaerah – daerah, pungkasnya.

Dia menambahkan, bayangkan ditengah sulitnya dunia usaha saat ini, bebannya tetap normal dan harus tetap dibayarkan, seperti listrik, kredit bank, pajak, BPJS maupun retribusi daerah yang ada, kita belum melihat ada kebijakan Pemerintah untuk membantu kita saat ini, khususnya di Kota Ambon, ujarnya.

Kita berharap hal ini bisa didengarkan, termasuk DPRD atas kesulitan yang kita hadapi saat ini, kita dengar didaerah lain juga telah melakukan pendampingan, proteksi dan dukungan pengusaha lokalnya di masa pandemi saat ini, sambung owner PT Noerifah Perdana ini.

Mereka berharap, Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya Dinas Pariwisata maupun Pemerintah Kab/ Kota dapat memberikan stimulus kebijakan yang pro dunia usaha daerah saat ini, terutama insentif pembebasan pajak reklame, retribusi sampah dan SITU/SIUP selama masa pandemi. Melalui keijakan ini, para pengusaha diharapkan dapat segera bangkit untuk pemulihan usahanya, agar akselerasi pemulihan ekonomi nasional yang telah dicanangkan Pemerintah pusat dapat berjalan dengan baik. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *