SABUROmedia, Bursel, – Penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan dengan Topografi Kodam XVI/Pattimura, dalam rangka pembuatan peta batas wilayah administrasi Pemerintahan Desa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Bagian Pemerintahan Sekda Bursel yang berlangsung di Aula Kantor Bupati. Kamis 19/8/2021.

Bupati Bursel Hj. Safitri Malik Soulissa Dalam Sambutan Mengatakan, Penentuan batas wilayah desa tidak hanya menyangkut ruang, namun lebih mengatahui batas desa yang jelas, akan batas wilayahnya dan memberikan kemudahan bagi suatu Kecamatan.

Kegiatan ini bertujuan, memberikan penjelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah administra…
[18.04, 19/8/2021] Imm Muh Loilatu Bursel: Pemda Bursel MoU Dengan Topografi Kodam XVI/ Pattimura

SABUROmedia, Bursel, – Penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Dengan Topografi Kodam XVI/Pattimura, dalam rangka pembuatan peta batas wilayah administrasi Pemerintahan Desa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Bagian Pemerintahan Sekda Bursel yang berlangsung di Aula Kantor Bupati. Kamis 19/8/2021.

Bupati Bursel Hj. Safitri Malik Soulissa Dalam Sambutan Mengatakan, Penentuan batas wilayah desa tidak hanya menyangkut ruang, namun lebih mengatahui batas desa yang jelas, akan batas wilayahnya dan memberikan kemudahan bagi suatu Kecamatan.

Kegiatan ini bertujuan, memberikan penjelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah administrasi anatara desa dengan memenuhi aspek teknik dan yuridis sebagaimana diamanatkan Permendagri nomor 45 tahun 2016, ”kata Bupati Hj. Safitri Malik.

Untuk menentukan batas wilayah di Provinsi Maluku yang dikenal dengan bumi para raja-raja, lebih khusus Kabupaten Bursel, hal ini terkendala pada pengakuan dan penghargaan yang tinggi atas adat dan budaya setempat, “jelas Safitri.

“Olehnya itu saya sampaikan, kegiatan pembuatan peta batas wilayah administrasi pemerintahan merupakan Pilot project Pemerintah Daerah dengan fokus pada Kecamatan Waesama dan Kecamatan Namrole sama sekali tidak mengatur batas wilayah adat, “papar Bupati Hj. Safitri Malik.

Lanjut Bupati, dimasa pemerintahan Saya dan Wakil Bupati, pak Gerson Eliaser Selsily, diharapkan pimpinan OPD agar dapat serius dalam melaksanakan tugas masing- masing untuk setiap program kerja terutama hal yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar yang akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Bursel, “pintanya.

Sementara itu Katopdam XVI/ Pattimura, Kolonel Ctp M.Si Dalam Sambutan Mengatakan, Penetapan tapal batas ini sangat penting, baik tapat batas antar Provinsi, Kabupetn/ Kota dan tapal batas antar desa, hal ini sangat penting, sehingga kedepan tidak terjadi konflik antar masyarakat.

Lanjutnya, Saya berharap kepada Masyarakat yang mendiami kabupaten Bursel dapat mendukung sepenuhnya program yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bursel.

Hadir dalam acara ini selain Bupati Hj. Safitri Malik Soulissa, juga dihadiri Wakil Bupati, Gerson Eliaser Selsily, Pimpinan dan Anggota DPRD, Sekda Iskandar Wlla, Para Asisten, Staf Ahli,pimpinan OPD, Katopdam XVI Pattimura,Kolonel Ctp Subekti.ST M.Si, besama Anggota, TNI Kodim 1506/Namlea, Polres Pulau Buru, Kepala Bagian Pemerintahan Setda Bursel Ridwan Nyio, Para Camat, para Kades, Para Babinsa Sekecamatan Waesama dan Kecamatan Namrole, serta Insan Pers.(SM/AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *