SABUROmedia. Bursel – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buru Selatan menggelar Sabtu Pagi Bersih Lingkungan (Sapaberliang) di dalam Kota Namrole dengan semua instansi pemerintahan. Sabtu, 7/8/2021.
Kegiatan Sabtu Pagi Bersih Lingkungan (sapaberliang) dilakukan pada seluruh ruas jalan dan saluran-saluran drainase di dalam Wilayah Kota Namrole Ibu Kota Kabupaten Buru Selatan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bursel Lukman Soulissa mengatakan kepada media ini, salah satu program utama yakni program 100 hari kerja Ibu Bupati Safitri Malik Soulissa dan Bapak Wakil Bupati Gerson Eliazer Selsily adalah menjadikan Kota Namrole yang bersih, indah dan nyaman.
“Untuk itu kata Lukman, dalam rangka untuk menyongsong dan mengsukseskan program 100 hari kerja Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buru Selatan mempunyai program utama yakni Sapaberliang atau Sabtu Pagi Bersih Lingkungan.
Lanjut Soulissa, ini berupa kerja bakti bersama yang melibatkan seluruh OPD Lingkup Pemerintahan Buru Selatan, TNI/Polri, Instansi Vertikal, Ibu-Ibu Bhayangkari, Ibu-Ibu Persit, Ibu-Ibu PKK, Ibu-ibu Darma Wanita, Camat, Kepala-kepala Desa, dan Sekolah-sekolah.
“Itu menjadi program utama, dan memang secara langsung kita laksanakan pada hari ini Tanggal 7 Agustus 2021 sekaligus dalam rangka menyongsong HUT RI ke-76 Tahun, dan ini diharapkan bisa mengedukasi masyarakat untuk masyarakat lebih proaktif dalam menjaga lingkungannya agar selalu bersih, sehat, indah dan nyaman, “jelas Soulissa.
Program Ibu Bupati dan Bpak Wakil Bupati ini tetap berkelanjutan dan dijadikan sebagai agenda daerah, dan juga kita jadikan kota Namrole Kota Kecil yang indah, bersih dan nyaman, sehingga nanti dalam satu dua tahun ini kita bisa ikut lomba kebersihan dalam rangka kita mengikuti perlombaan Adipura, “harap Lukman Kadis LH Bursel.
“Dan ini setiap dalam Sabtu Pagi Bersih Lingkungan (Sapaberliang) itu akan dilaksanakan dalam satu Bulan dua Kali yakni di minggu pertama di awal bulan Agustus dan kedua di minggu ke empat di akhir bulan Agustus, “papar Lukman.
Diawal bulan Agustus minggu pertama ini untuk kegiatan pembersihan lingkungan, kita fokuskan dan lokusnya pada jalan yang ada pada wilayah dalam kota Namrole dan lingkungan-lingkungan disekitarnya, kemudian kedua nanti di minggu ke empat di bulan Agustus untuk kegiatan pembersihan lingkungan, kita fokuskan dan lokusnya pada pesisir pantai, “pungkasnya.
Kata Kadis LH Bursel Ini, kenapa kegiatan pembersihan lingkungan harus difokuskan juga di pesisir pantai karena kita tahu bersama bahwa masyarakat membuang sampah itu tidak pada tempatnya, dari pada sampah itu dibuang ke selokan-selokan, sungai-sungai sehingga pada saat musim hujan seperti ini dampak sampahnya ke pantai itu sangat luar biasa.
“Jadi Bupati juga sudah pernah turun meninjau lokasi pesisir pantai dan memang sangat luar biasa sampahnya, te kita dari Dinas Lingkungan Hidup merespon itu untuk melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan baik di darat maupun di laut (pesisir pantai), “ungkap Soulissa.
Tambahnya, diharapkan agar masyarakat bisa teredukasi dan bisa membuang sampah tepat pada waktunya dan membuang sampah jangan di sembarangan tempat sesuai dengan ada edukasi kita yang disampaikan lewat Toa, dan itu sebagai sosialisasi kita dari Dinas Lingkungan Hidup untuk pagi dan sore, sehingga kami harapkan masyarakat tereduksi dan masyarakat bisa sadar untuk membuang sampah sesuai dengan apa yang kita inginkan.
“Pelaksanaan kegiatan Sabtu Pagi Bersih Lingkungan (Sapaberliang) yang melibatkan semua instansi ini, secara langsung di koordinir oleh Dinas Lingkungan Hidup selaku penanggung jawab dilapangan, dan Bapak Wakil Bupati Gerson Eliazer Selsily secara langsung meninjau kegiatan Sabtu Pagi Bersih Lingkungan yang dilaksanakan di dalam wilayah Kota Namrole Ibu Kabupaten Buru Selatan ini. “tutup Lukman. (SM/AL)