SABUROmedia, Ambon — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas KSR PMI Universitas Pattimura telah melaksanakan Pra-Diklatsar dalam rangkaian DIKLATSAR XXIV dengan lancar pada Sabtu – Minggu, 18 – 19 Juli 2026, bertempat di Air Terjun Maspait Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 30 Peserta, yang sebelumnya telah mengikuti kegiatan latihan rutin di Markas KSR PMI Unpatti.

Pra-diklat merupakan salah satu tahapan dari rangkaian DIKLATSAR XXIV yang bertujuan sebagai seleksi awal bagi calon anggota baru sekaligus bentuk evaluasi dari kegiatan latihan rutin.

Ahmad Ilham Sipahutar selaku Penanggung Jawab Organisasi mengungkapkan bahwa tes Pra-Diklatsar merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan untuk mengetahui kemampuan para calon Peserta dalam menerapkan materi yang telah disampaikan selama latihan rutin. Selain itu, tes ini juga bertujuan untuk menjaring calon anggota baru yang memenuhi kriteria relawan baru UKM KSR PMI Unpatti.

Dalam kegiatan Tes Pra-Diklatsar ini terdapat empat jenis tes yang diujikan, yaitu tes fisik dan mental, tes tertulis, tes materi kepalangmerahan, serta tes wawancara.

Tes fisik dan mental meliputi Apel Malam Filosopi “ 00 “ serta Longmarch dengan jalur Kampus Unpatti Desa Poka menuju ke daerah Bukit Barisan Desa Rumah Tiga – Wayame dengan berbagai tantangan medannya. Tes ini bertujuan menilai kemampuan calon relawan dalam aspek kekuatan serta ketahanan fisik, sehingga diharapkan para calon relawan memiliki kondisi fisik yang prima dan mampu menjalankan tugas-tugas kepalangmerahan dengan baik di lapangan, jelas Ahmad Ilham, yang juga Ketua Umum Pertama UKM KSR PMI Unpatti ini.

Tes tertulis dilaksanakan untuk mengukur pemahaman calon lawan terhadap materi kepalangmerahan yang telah disampaikan oleh fasilitator selama latihan rutin.

“ Pada saat tes tertulis sebenarnya soalnya mudah, namun konfigurasinya banyak jebakan, jadi harus teliti dalam mengerjakannya,” ungkap Maghfirah Khairul Nisa Patty, salah satu peserta.

Ketua Panitia, Hamdani Haruna, mahasiswa Fakultas Hukum ini menyampaikan, bahwa Pada Tes ini diberikan materi pengantar tentang Sejarah, Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi termasuk AD ART dan PO UKM KSR PMI Unpatti, Pertolongan Pertama, Tracing & Restoring Family Link, Hukum Humaniter Internasional, Manajemen & Operasional Markas PMI, dan Pasang Bongkar Tandu. Tes ini diberikan pre-test dan post-tes termasuk dengan simulasi kasus, sesuai dengan materi yang telah disampaikan sebelumnya.

Tujuan dari tes ini adalah untuk menilai sejauh mana calon relawan memahami dan mampu mentransmisikan penanganan kasus – kasus yang ditemui di lapangan, seperti pertolongan pertama sesuai dengan prosedur yang diajarkan oleh fasilitator. Jelasnya.

” Tes pradiklat kemarin sangat asyik! Materinya sesuai dengan latihan rutin. Kalau mereka mengikuti dan memahami materi saat latihan, pasti bisa mengerjakannya dengan mudah,” ungkap Hamdani Haruna.

Tes wawancara dilakukan untuk mengetahui komitmen dan calon motivasi relawan dalam bergabung di UKM KSR PMI Unpatti. Melalui tahap ini, panitia dapat menilai kesungguhan, tanggung jawab, serta kesiapan lawan untuk berkontribusi aktif dalam organisasi.

Kegiatan Tes Pradiklat ini berjalan dengan lancar dan dihadiri oleh para Senior Alumni UKM KSR PMI Unpatti sebagai Instruktur dan Penguji dalam berbagai tes dan wawancara.

Kegiatan ini juga mendapatkan respon positif dari para peserta. Salah satunya Imanuella Bunga Tantri Veerman, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpatti, mengungkapkan, “ Kegiatan kemarin asyik banget, seru, dan banyak hal baru yang bisa dipelajari.”

Meskipun demikian, kegiatan ini sempat menemui kendala karena jumlah peserta yang hadir belum mencapai target. Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa kegiatan lain dari UKM berbeda yang diadakan pada hari yang sama.

Sebagai tindak lanjut, panitia akan mengadakan tes pradiklatsar susulan bagi calon relawan yang belum bisa hadir pada hari H.

“ Bagi calon anggota baru yang belum hadir akan ada susulan tes pradiklat selama kurang lebih satu minggu sejak berakhirnya kegiatan,” ungkap Aridah Zalfa Khuzaimah, selaku OC rangkaian Diklatsar XXIV.

Kegiatan Pra-Diklatsar berakhir UKM KSR PMI Unpatti berharap dapat menjaring calon relawan yang berkualitas serta memiliki semangat kemanusiaan yang tinggi.

“ Melalui Pra-Diklatsar ini, kami tidak hanya menilai kemampuan, tetapi juga meningkatkan semangat kemanusiaan. Harapannya, calon anggota yang lolos kelak mampu menjadi relawan tangguh, siap berkarya, sigap beraksi, dan setia pada nilai-nilai kemanusiaan,” tutur Akbar Seknun, selaku SC rangkaian Diklatsar XXIV.

Dengan terselenggaranya Pra-Diklatsar ini, UKM KSR PMI Unpatti berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kegiatan pada rangkaian berikutnya agar tujuan utama DIKLATSAR dapat tercapai dengan lebih baik. (SM)