SABUROmedia, AMBON,- Kinerja Gubernur Maluku, Irjen Pol (Purn) Drs. Murad Ismail diapresiasi oleh sejumlah pihak dan menganugerahinya piagam penghargaan.

Apresiasi itu yakni Piagam Penghargaan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) atas prestasinya sebagai Gubernur dalam menerapkan PPKM Mikro Terbaik Provinsi dan Kabupaten/Kota. Di hari yang sama, Mantan Dankor Brimob Polri ini juga menerima Penghargaan Kebudayaan “Nugraha Satya Bhakti Budaya” dari Lembaga Kebudayaan Indonesia.

Penghargaan pertama diberikan oleh Kapolri, Jenderal Polisi Sulistyo Sigit Prabowo. Kapolri menilai Gubernur Maluku berhasil dalam menerapkan PPKM Mikro terbaik di wilayah ini.

Demikian dikemukakan Kepala Dinas Kominfo Maluku, Drs. S. Huwae, kepada wartawan di Ambon, Sabtu (17/07/2021).

“Piagam penghargaan diserahkan oleh Direktur Bimas Polda Maluku, Kombes Polisi Andy Ervyn, kepada Gubernur Maluku, pada Jumat tanggal 16 Juni 2021,” katanya.

Penghargaan dari Kapolri terkait PPKM Mikro terbaik Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memiliki strategi dan peran yang paling efektif dalam tata kelola pengendalian Covid-19 serta penerapan PPKM mikro di wilayahnya.

Menurut Huwae, penghargaan dari Kapolri tersebut akan menjadi motivasi bagi Satgas Penanganan Covid-19 yang ada di Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Maluku untuk lebih bersemangat lagi bekerja bersama dengan masyarakat dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Secara khusus, Pak Gubernur mendedikasikan penghargaan ini kepada Satgas dan para tim medis yang bekerja selama ini di lapangan,” tandasnya.

Setelah menerima penghargaan dari Kapolri, lanjut Huwae, pada hari yang sama Gubernur Maluku juga secara terpisah menerima penghargaan Kebudayaan “Nugraha Satya Bhakti Budaya” dari Lembaga Kebudayaan Indonesia.

Penghargaan Kebudayaan “Nugraha Sstya Bhakti” diberikan kepada Gubernur Maluku sebagai Pembina Seni dan Pariwisata Daerah yang diserahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Insun Sangadji, wewakili Lembaga Kebudayaan Nasional.

Huwae menjelaskan, mestinya penghargaan ini diterima Gubernur di Yogyakarta

, tapi karena situasi pandemi Covid-19, maka piagam ini dikirim ke Dinas Pendidikan Maluku.

“Mestinya menyerahkannya di Yogyakarta, tapi lantaran pandemi maka diputuskan diserahkan di Kota Ambon,” katanya.

Huwae berharap, masyarakat Maluku terus mendukung setiap program dan kinerja Pemerintah Provinsi Maluku maupun Kabupaten dan Kota karena nantinya hasil kinerja tersebut dinikmati pula oleh masyarakat.

“Hasil kinerja pemerintah pastinya untuk kesejahteraan masyarakat, untuk Maluku yang lebih baik,” katanya. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *