SABUROmedia. Bursel – Guna menunjang dan meningkatkan kesejahteraan warga Masyarakat khususnya kelancaran pada sektor perekonomian telah terjawab sudah di buat oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Selasi, Kecamatan Ambalau Kabupaten Buru Selatan Provinsi Maluku dengan menggunakan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2020 untuk diperuntukan dengan item-item program prioritas dan salah satunya untuk program pembangunan rehabilitasi jembatan lama dengan ukuran sepanjang 310 Meter x 3 Meter telah rampung di bangun.

Kepala Desa (Kades) Selasi Safrin Lesilawang, S.Sos mengatakan kepada SABUROmedia.com. Selasa, (07/03/2021) bahwa, pembangunan rahabilatasi jembatan ini adalah hasil dari musyawarah bersama warga masyarakat, dan untuk pembangunan rehabilitasi jembatan ini dengan menggunakan anggaran dana desa (DD) Tahun Anggaran 2020.

Dengan anggaran yang ada kami Pemerintah Desa memanfaatkan dana desa (DD) ini untuk merehab pembangun jembatan lama dengan membongkar bangunan susunan kayu papan dan di buatnya dengan bangunan beton (Coran), “jelas Safrin.

Dana desa (DD) yang diterima oleh Pemerintah Desa Selasi sudah dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Biaya (RAB) APBDes yang memuat rencana kegiatan pembangunan infrastruktur dan salah satunya adalah untuk membangun Jembatan parmanen (coran), “ungkap Lesilawang.

Pembangunan insfratuktur yang menggunakan anggaran dana desa, ini berdasarkan usulan dari warga masyarakat yang kemudian dibahas dalam Musrembang di tingkat desa, “jelasnya.

“Penyampaian selanjutnya dalam melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan ini demi untuk memperlancar para petani dan memberdayakan masyarakat setempat sesuai dengan Program. Anggaran yang terserap besarnya bervariasi, sesuai volume kegiatan atau proyek yang dikerjakan, “pungkas Safrin.

“Dia mengunkapan bahwa salah satunya adalah untuk pembangunan rehab jembatan satu unit. Yakni jembatan yang berlokasi di belakang kampung desa Selasi.

“Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu program prioritas utama, sehingga jembatan lama dibongkar dan dibangun jembatan parmanem (pengecoran) dengan ukuran 310 Meter x 3 Meter dan pekerjaan pembangunan rehab jembatan ini sudah selesai 100%, “ungkapnya.

Jembatan yang sudah selesai dibangun oleh Pemerintah Desa secara parmanem ini merupakan harapan dan keinginan kita bersama, maka diharapkan kepada semua warga agar kita sama-sama menjaganya dengan baik, “ajak Lesilawang.

Kemudian penyampain dari Ibu Syarifa salah satu warga Desa Selasi saat di temui oleh awak media ini bahwa, ia merasa sangat senang sekali karena jembatan lama yang selama ini sangat menghawatirkan sekali pada saat di lewati warga, tetapi saat ini kekhawatiran kami syukur alhamdulillah jembatan ini sudah di bangun oleh Pemerintah Desa dengan baik dan bagus sekali.

Selanjutnya penyampaiaan serupa juga disampaikan oleh Ibu Siti (warga Desa Desa Selasi) bahwa, ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Selasi dan semua pihak (khususnya pekerja jembatan) yang sudah mewujudkan keinginan dan harapan kami warga Desa Selasi selama ini untuk dibuatkan jembatan yang layak untuk dilintasi, dan dengan adanya jembatan baru yang sudah selesai dibangun ini dapat mempermudah kami dalam beraktivitas sehari-hari. (SM/AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *