SABUROmedia, Tual – Kepala Kementerian Agama Kota Tual, Hanafi Kasim, mendorong Pemuda Remaja Masjid agar berdakwah tidak pakai kekerasan. Dakwah harusnya dengan lemah-lembut agar mudah dipahami dan diterima dikalangan masyarakat. Karena jika dakwah memakai kekerasan, maka kita tidak akan menemukan kesejatian hidup, termasuk pribadi – pribadi orangnya baik.  Hal ini disampaikan Hanafi saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) dan Latihan Manajemen Dakwah I (LMD-I) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tual di Aula Kemenag Kota Tual pada Rabu, 23 Maret 2021.

Hanafi juga menyampaikan  membangun nilai-nilai peradaban Islam jangan membedakan status sosial. Dirinya berharap semoga momentum Musda BKPRMI Kota Tual menghasilkan konsep yang cemerlang dan bijkasana agar tercipta persatuan dan memperkokoh persaudaraan.

“sudah saatnya Pemuda Remaja Masjid bangkitkan semangan keislaman. Jadikan masjid sebagai agen memperkuat ukhuwah Islamiyah”. Lanjut Hanafi

Sementara itu, Ismail Borut, Mewakili Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Maluku, berharap Remaja dan Pemuda Islam bisa menjadi motto penggerak untuk mengembangkan wawasan keislaman terutama dikalangan generasi milenial.

Pemuda Islam harus mampu menjadi agen perubahan dengan membangkitkan semangat cinta Islam dalam bingkai Negara Kesatua Republik Indonesia (NKRI). Ungkap Borut

Senada dengan Borut, Ketua DPD BKPRMI Kota Tual, Ye Husein Alhamid, berharap semoga dengan hadirnya BKPRMI di kota Tual, dapat mendorong Pemuda Remaja Masjid senantiasa memakmurkan Masjid, bukan hanya dijadikan sebagai tempat melaksanakan sholat lima waktu, tapi juga dapat melakukan aktivitas ibadah keagamaan lainnya yang sesuai dengan ajaran Islam. (SM-YM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *