SABUROmedia, Bursel – Memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Buru Selatan yang ke-13, pasangan SAHABAT (Sahlan Tomia – Sedek Bahta) berkomitmen untuk memperbaiki keterpurukan Buru Selatan, terutama dalam penataan infrastruktur yang masih terbengkalai. Komitmen tersebut menjadi salah satu visi besar pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Buru Selatan dalam perhelatan pilkada desember 2020 mendatang.

Sahlan Tomia mengatakan, fakta yang kita temui hari ini, sebagian besar kecamatan di Buru Selatan masih terisolir. Belum ada jalan, belum ada jembatan, dan sebagian besar masih menggunakan transportasi laut untuk beraktifitas dari dan ke ibu kota, Namrole. Ia menyayangkan penggunaan APBD Buru Selatan tidak berpihak kepada kepentingan riil masyarakat Buru Selatan.

“Jika musim ombak tiba, segala aktifitas lumpuh. Jika musim hujan datang, terpaksa anak-anak sekolah harus berjuang menyeberangi sungai-sungai dengan tali hanya untuk mendapatkan pendidikan. Begitupun warga, sangat berresiko tinggi karena begitu derasnya banjir. Ini semua karena fokus pemerintah kabupaten tidak bertujuan untuk membuka isolasi. Kami sangat prihatin dengan kondisi di Buru Selatan,” ungkapnya.

Padahal Kabupaten Buru Selatan sebagian besar wilayah geografisnya kontinental. Masih menurut Sahlan Tomia, seharusnya dengan wilayah geografis yang kontinental, pemerintah kabupaten dapat menuntaskan konektifitas antara kecamatan sekaligus membuka isolasi sehingga aktifitas masyarakat terutama dari sektor produksi dapat berkembang dan dapat menambah pendapatan asli masyarakat.

Di HUT ke-13 Kabupaten Buru Selatan ini, seyogyanya masalah keterisolasian wilayah telah tuntas, terutama adanya transportasi yang menghubungkan Pulau Ambalau dan Pulau Buru. “Karena sebagian besar masih terisolasi, maka Buru Selatan masuk dalam kategori kabupaten tertinggal di Indonesia, sesuai Peraturan Presiden Nomor  63 Tahun 2020. Cita-cita kami adalah membuka isolasi, dan kami pastikan semua kecamatan di Buru Selatan dapat dilintasi dengan jalan aspal, dan kami juga berkeinginan ada dermaga fery Waesama – Ambalau sehingga memudahkan masyarakat Ambalau beraktifitas di Namore,” ungkap Sahlan Tomia.(SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *