SABUROmedia, Jakarta – Pada Pukul 11.00 WIB menjadi momentum bersejarah saat dua institusi yang fokus pada kemajuan pendidikan berbasis digital, Central of World Knowledge (CWK) dan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), duduk bersama untuk meresmikan sebuah visi besar, dengan membangun MoU Bersama, pada Jum’at (26/12/2025) di Kampus UICI Jakarta.

Kehadiran para tokoh penting dalam pertemuan ini menegaskan betapa krusialnya kolaborasi yang dibangun. Dari sisi UICI, hadir langsung Prof. Dr. Asep Saefuddin., M.Sc. selaku Rektor, yang didampingi oleh tokoh senior Ir. H. Subandriyo, Sekretaris Majelis Perguruan Tinggi KAHMI (MPT KAHMI), Dr. Widiyanto Dwi Surya., M.Sc. yang menjabat sebagai Direktur Aliansi Bisnis Strategis UICI, serta Ir. Ade Suryanti., MM., yang menjabat sebagai IPU Deputy Direktur Aliansi Bisnis Strategis UICI.

Kehadiran representasi dari MPT KAHMI memberikan sinyal kuat bahwa kerja sama ini mendapat dukungan penuh dari eko-sistem besar yang menaungi UICI.

Sementara itu, delegasi Central of World Knowledge dipimpin langsung oleh President Director, Dr. Amaliyah., S.Ag., MA., MOS., MCE., MCF., didampingi oleh director of cooperation and business, H. Laca Muhammad., SS beserta tim manajemen strategisnya yang siap mengawal implementasi program-program unggulan ke kancah nasional dan global.

Director of cooperation and business UICI, H. Laca Muhammad., SS ke SM menyampaikan bahwa Diskusi yang terjadi selama pertemuan tidak hanya sebatas ceremonial, tetapi mendalami esensi dari Tri-dharma Perguruan Tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman. Fokus utama yang dibicarakan adalah mengenai percepatan publikasi ilmiah, di mana Journal of World Knowledge milik CWK akan menjadi kanal strategis bagi karya-karya intelektual dosen dan mahasiswa UICI.
Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk meruntuhkan batasan geografis dalam penyebaran ilmu melalui penyelenggaraan webinar dan kuliah umum internasional. Bayangan mengenai pakar-pakar kelas dunia dari jejaring CWK yang berbagi layar dengan para akademisi UICI dalam sebuah forum digital menjadi salah satu poin yang sangat dinantikan pelaksanaannya, Ungkapnya.

Nota Kesepahaman dengan nomor 002/MoU/CWK-P/XII/2025 ini secara resmi mengikat kedua belah pihak dalam kemitraan strategis selama empat tahun ke depan. Penandatanganan dokumen dalam rangkap dua bermaterai ini bukan sekadar urusan legalitas formal, melainkan sebuah janji untuk saling memperkuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Sementara itu, Rektor UICI, Prof. Dr. Asep Saefuddin, menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah nyata dalam meruntuhkan batasan geografis penyebaran ilmu. Sejalan dengan itu, Dr. Amaliyah selaku President Director CWK menegaskan bahwa sinergi ini adalah janji untuk saling memperkuat dalam membangun peradaban berbasis ilmu pengetahuan.

Melalui sinergi ini, CWK dan UICI berkomitmen untuk tidak hanya menjadi penonton dalam arus disrupsi pendidikan, melainkan menjadi pelaku aktif yang membentuk standar baru dalam literasi dan pengetahuan di tingkat dunia.

Acara yang berakhir dengan jabat tangan erat dan sesi dokumentasi ini menandai babak baru bagi kedua institusi.

Ke depan, langkah-langkah teknis akan segera disusun agar butir-butir kesepakatan ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh civitas akademika dan masyarakat luas, memastikan bahwa ilmu pengetahuan tetap menjadi kompas utama dalam mencapai kemajuan bangsa. (SM)