SABUROmedia, Ambon — Kabar membanggakan datang dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Maluku! Sebanyak 22 Putra – Putri keluarga Guru IGI Maluku berhasil meraih beasiswa afirmasi non-Jawa Barat dan Beasiswa Indonesia Timur di Universitas Nusa Putra Sukabumi. Peraih beasiswa ini adalah alumni SMA/MA/SMK lulusan Tahun 2025, atau 2 tahun terakhir yang berasal dari Kabupaten SBT, Malteng, SBB hingga Maluku Barat Daya.

Prestasi ini semakin mengukuhkan peran IGI Maluku yang hadir menjangkau Guru sebagai solusi bagi keluarga Guru yang ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak mereka.

Ketua IGI Maluku, Ode Abdurrachman, menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dedikasi organisasi dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri guru.

” Kami tidak hanya fokus pada pengembangan kompetensi guru, tetapi juga peduli pada masa depan anak-anak guru dan keluarga bahkan tetangga anggota kami. Melalui kerjasama dengan berbagai pihak, kami terus memperjuangkan beasiswa hingga mereka lulus sarjana. Ini tahun keempat, dan kami akan terus kembangkan program ini agar lebih banyak lagi yang terbantu,” tegas Ode.

Sementara itu, Kisah Sukses Orang Tua: Bukti Nyata Manfaat Program.
Ibu Asmawati, salah satu orang tua yang putrinya berhasil meraih beasiswa sebelumnya, mengungkapkan kebahagiaannya.

” Dulu, saya sempat khawatir tidak bisa membiayai kuliah anak saya. Tapi berkat program IGI Maluku, anak saya sekarang sudah semester 2 di Jawa Barat dengan biaya semester gratis sampai lulus kuliah dengan beasiswa. Saya sangat bersyukur dan berharap semakin banyak orang tua yang memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya penuh haru.

Senada dengan itu, Pak Ali Boufakar, yang juga Ketua IGI Kab SBT, karena tahun sebelumnya putranya juga merupakan penerima beasiswa angkatan sebelumnya, menambahkan, bahwa ” Program IGI ini sangat membantu kami yang bekerja sebagai guru. Tidak hanya meringankan beban finansial, tapi juga membuka peluang besar bagi anak-anak kami untuk belajar di kampus berkualitas di luar Maluku. Saya sangat mendukung agar program seperti ini terus dilanjutkan dan diperluas “, Ungkapnya.

Program beasiswa IGI Maluku tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga Guru, tetapi juga terbuka untuk masyarakat luas bahkan tetangga Guru bisa diajak direkomendasikan melalui anggota IGI terdekat yang ingin berkolaborasi.

” Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah, swasta, maupun komunitas, untuk bersama-sama menciptakan lebih banyak peluang beasiswa. Bagi yang ingin bergabung, bisa bekerjasama dengan IGI Maluku atau IGI di kabupaten/kota masing-masing,” jelas Ode Abdurrachman, yang juga akademisi FKIP Unpatti ini.
Adapun Ke-22 penerima beasiswa angkatan ini akan mengikuti jejak 28 senior mereka yang telah lebih dulu menempuh pendidikan melalui program rekomendasi IGI Maluku. Dan jika mereka bergabung semua tahun ini ada sekitar 50 mahasiswa penerima beasiswa IGI yang ketika lulus sarjana nanti akan kembali memperkuat generasi emas Maluku 2045. Dengan semangat kolaborasi, IGI Maluku terus memperluas jaringan demi membuka lebih banyak pintu kesempatan bagi generasi muda Maluku, jelas Ode

” Kami berharap ini memotivasi guru, ASN/PNS dan masyarakat untuk aktif berkolaborasi dengan IGI. Setiap program yang kami jalankan tidak hanya bermanfaat bagi guru, tetapi juga berdampak langsung pada masa depan anak-anak Maluku,” tambah Ode.

Bagi para calon sarjana yang akan berangkat ke Jawa Barat, IGI Maluku menyampaikan pesan khusus: ” Semoga perjalanan kalian lancar. Siapa tahu di kampus nanti bisa bertemu dengan ‘Bapak Aing’!” , pesannya.

IGI Maluku membuktikan bahwa kolaborasi dan inisiatif dapat menciptakan perubahan nyata. Bagi yang ingin bergabung atau mendukung program ini, silakan hubungi IGI Maluku atau IGI di daerah masing-masing. (SM)