SABUROmedia, Bursel – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tahun Anggaran 2022 di selenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan di Ruang Aula Kantor Bupati. Senin, 29/03/2021.
Pemerintah Daerah Kabupaten Buru Selatan menggelar Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rancana kerja pemerintah daerah (RKPD) Kabupaten Tahun anggaran 2022 ini dengan sorotan tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi Daerah dan Kesehatan Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.
Bupati Buru Selatan Dr. H. Tagop Sudarsono Soulissa, SH.MT dalam sambutanya yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan menyampaikan, selama ini seperti yang kita tahu bersama bahwa penyebaran covid-19 termasuk masif dan sangat cepat, untuk itu pelaksanaan musrenbang tingkat kabupaten yang kita laksanakan disaat ini pun telah diatur sebagaimana mestinya sesuai dengan prosedur pencegahan yang diatur dalam surat edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 440/2552/SJ Tanggal 23 Maret 2020 tentang Pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi, Kabupaten/Kota Tahun 2022 yang pelaksanaannya menggunakan teknologi informasi (it) yang tersedia. Selain itu kami pun berharap bahwa kita sekalian dapat menyesuaikan kondisi ini sebagaimana mestinya, agar proses perencanaan pada tingkat kabupaten ini dapat tetap berjalan dengan baik.
Selanjutnya, untuk melaksanakan prinsip-prinsip sinkronisasi dan sinergitas perencanaan dan penganggaran pembangunan antara pusat dan daerah, maka target koordinasi perencanaan dan penganggaran pembangunan tahun 2022 diharapkan dapat memperhatikan hal-hal sebagai berikut diantaranya 1. terwujudnya komunikasi dan konsultasi yang efektif di antara para pelaku pembangunan; 2. pengembangan komitmen dan kesepakatan dalam forum koordinasi yang menghasilkan konsensus dalam penanganan isu-isu strategis dan kesepakatan untuk mengimplementasikan usulan-usulan program prioritas; 3. peningkatan keterlibatan para pelaku pembangunan dalam pengambilan keputusan; dan 4. wadah mediasi untuk mengatasi berbagai konflik kepentingan antara para pelaku pembangunan untuk menghasilkan solusi yang optimal, “paparan Bupati.
Kemudian berdasarkan target-target yang diharapkan dari musrenbang sebagaimana yang telah disampaikan, maka arah kebijakan pembangunan daerah kabupaten Buru Selatan tahun anggaran 2022 merupakan penjabaran dari Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2021-2026 sebagaimana yang telah dikemas dalam visi pembangunan daerah yaitu: “meningkatkan kemandirian Buru Selatan secara berkelanjutan sebagai Kabupaten yang rukun, adil dan sejahtera berbasis agro-marine”, “paparnya.
“Dalam rangka pengimplementasian visi pembangunan tersebut, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk mengedepankan seluruh proses pembangunan yang pro-rakyat dan berpihak pada kepentingan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sehingga tema yang dirumuskan pada pelaksananaan musrenbang tahun ini adalah “percepatan pemulihan ekonomi dan kesehatan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, dengan demikian yang menjadi fokus utama kita dalam pembangunan pada tahun 2022 adalah pemulihan dan menurunkan angka kemiskinan, “pungkasnya.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami tegaskan bahwa realitas perkembangan pembangunan di kabupaten buru selatan secara makro baik sosial maupun ekonomi telah mengalami kemajuan yang sangat signifikan. dimulai dari trend penurunan tingkat kemiskinan, dimana pada tahun 2015 tingkat kemiskinan berada pada angka 17,58 persen dan pada tahun 2019 menurun menjadi 16,13 persen, “ujar Bupati.
Pendapatan demostik regional bruto (PDRB) buru selatan dari tahun ke tahun juga mengalami trend yang positif, yaitu pada tahun 2015 sebesar 17,10 juta mengalami peningkatan pada tahun 2019 menjadi 22,20 juta, ” kata Bupati Dua Periode itu, “ungkapnya.
Indeks pembangunan manusia (IPM) mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu pada tahun 2015 hanya 61,48 poin dan meningkat menjadi 64,62 poin pada tahun 2019. sementara itu angka pengangguran pada tahun 2015 yaitu 2,83 persen menurun menjadi 2,38 pesren pada tahun 2019 dan masih banyak lagi realitas pembangunan buru selatan yang mengalami trend positif, “jelasnya.
Lanjutnya, kondisi tersebut menggambarkan bahwa kehadiran otonomi daerah sejak tahun 2008 dan pemerintahan kabupaten buru selatan dapat menjawab berbagai harapan masyarakat di daerah ini dari keterisolasian antar wilayah dan jangkauan pelayanan oleh pemerintah.
“Kata Bupati, walaupun demikian, kami menyadari sungguh masih banyak tugas pengabdian dan pelayanan yang belum terpenuhi dan menjawab semua kebutuhan dan keinginan serta harapan seluruh masyarakat buru selatan, terutama pada pengembangan infrastrastruktur wilayah dan sarana prasarana dasar.
Berdasarkan visi pemerintah daerah serta tema pelaksanaan musrenbang tahun ini, maka prioritas pembangunan daerah yang perlu ditindak lanjuti dalam regulasi pembangunan daerah pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun anggaran 2022 adalah : 1. peningkatan kesejahteraan sosial dan penguatan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, 2. peningkatan sarana dan prasarana infrastruktur dan penataan ruang, 3. penguatan kapasitas kelembagaan pemerintahan dan percepatan pembangunan sumber daya manusia, 4. peningkatan penguatan wawasan kebangsaan dan jati diri masyarakat serta pemantapan tata kehidupan masyarakat yang aman, damai tertib, taat hukum dan harmonis, 5. peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik, “jelasnya.
“Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa telah terjadi perubahan regulasi dalam penyelenggaraan perencanaan pembangunan dan keuangan daerah yang menuntut aparat pemerintah daerah untuk segera melakukan penyesuaian, diantaranya adalah melakukan konversi nomenklatur perencanaan dan penganggaran yang lama ke nomenklatur yang baru sesuai amanat permendagri nomor 90 tahun 2019 sebagai perubahan atas permendagri nomor 13 tahun 2006. tujuan permendagri ini adalah untuk menyamakan seluruh nomenklatur program kegiatan se indonesia, yang nantinya akan menggunakan single aplikasi pembangunan, yaitu sistem informasi pembangunan daerah (sipd). sistem ini akan memadukan seluruh proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban serta pelaporan kinerja dan keuangan di lingkungan pemerintah daerah. langkah pertama dalam konversi ini adalah melakukan pemetaan progam dan kegiatan nomenklatur lama untuk disesuaikan program, kegiatan dan sub kegiatan baru sebagaimana yang sudah diselenggarakan oleh bappeda dan litbang kabupaten buru selatan pada beberapa waktu yang lalu, “pungkasnya.
Dengan demikian “kata Bupati, harapan kami agar musrenbang rkpd kabupaten buru selatan yang dilaksanakan hari ini mampu menjawab berbagai permasalahan mendasar dan faktual sehingga dapat menjamin keberlanjutan proses pembangunan untuk tahun mendatang. untuk itu marilah kita jadikan musrembang ini sebagai forum untuk memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah dan potensi masing-masing wilayah. upaya-upaya tersebut sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, utamanya komitmen bersama antara masyarakat, pemerintah, legislatif dan para pelaku pembangunan lainnya. melalui musrenbang ini pula, saya harapkan berbagai program dan kegiatan yang diusulkan pada tahun 2022 dapat didiskusikan serta dikritisi secara konstruktif dan komprehensif, sehingga dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang rasional dan realistis sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.
Kemudian lanjut Bupati, saya mengawali pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan rencana kerja pemerintah daerah (MUSRENBANG-RKPD) kabupaten Buru selatan Tahun Anggaran 2022, semoga mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi semua pemangku kepentingan dan pelaku pembangunan (Stakeholders) di Kabupaten Buru Selatan.
Diakhir sambutannya Bupati dua periode itu mengucapkan selamat bermusyawarah dalam rangka merumuskan berbagai program dan kegiatan sebagai implementasi kebijakan pembangunan tahunan daerah yang menyentuh serta mengakomodir berbagai kepentingan dan tuntutan masyarakat secara luas di kabupaten buru selatan. selanjutnya dengan memohon bimbingan dan petunjuk allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, acara musyawarah perencanaan pembangunan rencana kerja pemerintah daerah (MUSRENBANG-RKPD) Kabupaten Buru Selatan Tahun Anggaran 2022, saya nyatakan dibuka dengan resmi, “tutupnya. (SM/AL)