SABUROmedia, Ambon — Pemerintah Desa Galala menerima kunjungan Nyonya Joanna O’Shea, selaku Counsellor Governance and Human Development DFAT, Kedutaan Besar Australia, dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan dan dampak Program INKLUSI di Desa Galala. Kunjungan tersebut berlangsung pada Kamis, (24/09/2026), bertempat di Ruang Terbuka Publik (RTP) di bawah Jembatan Merah Putih, Pantai Desa Galala.

Dalam kunjungan tersebut, Nyonya Joanna O’Shea didampingi oleh Team Leader SKALA Jakarta, Bapak Petrarca Karetji, dan Direktur Implementasi SKALA, Bapak Theodore Weohau. Kunjungan ini menjadi bagian dari perhatian dan upaya untuk melihat secara langsung sekaligus mendengarkan pengalaman Pemerintah Desa Galala dan masyarakat terkait pelaksanaan Program INKLUSI.

Program INKLUSI di Desa Galala telah berjalan melalui Pokja INKLUSI Gosepa, yang terbentuk sejak tahun 2022 dan terus menjalankan berbagai kegiatan hingga tahun 2026.

Kehadiran Pokja ini menjadi salah satu wadah kolaborasi dalam mendorong pembangunan yang lebih inklusif dan memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya kelompok perempuan dan anak, untuk terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan desa.

Diskusi dalam kunjungan tersebut melibatkan Kepala Pemerintah Desa Galala, Ibu Jemima A. M. Joris/S., BPD Galala, Ketua TP-PKK Desa Galala, Ketua Majelis Jemaat GPM Gatik, Ketua Pokja INKLUSI Gosepa, Ibu Merry Wattilete, serta anggota Pokja INKLUSI Gosepa.

Dalam diskusi, berbagai pengalaman, perkembangan, serta kerja-kerja nyata Pokja INKLUSI Gosepa disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama untuk mendorong Desa Galala menjadi desa yang semakin maju, inklusif, dan mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi seluruh masyarakat.

Pelaksanaan Program INKLUSI di Desa Galala juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Galala serta pendampingan secara rutin dari Yayasan Rumah Generasi sebagai penanggung jawab Program INKLUSI di Kota Ambon. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pokja INKLUSI Gosepa.

Kunjungan ini turut dihadiri oleh Yayasan Rumah Generasi bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Masyarakat dan Desa Kota Ambon. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendamping, kelompok masyarakat, serta mitra pembangunan dalam mewujudkan pembangunan desa yang inklusif.

Melalui berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan, Pokja INKLUSI Gosepa terus menghadirkan berbagai terobosan dan program kerja yang menyasar kebutuhan masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Berbagai kerja nyata tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Desa Galala.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan komitmen bersama dalam melanjutkan kerja-kerja inklusi di Desa Galala, sekaligus mendorong terwujudnya desa yang lebih maju, berdaya, dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat. (SM)