SABUROmedia, Ambon – Selain melakukan kegiatan kenal medan di Puncak Air Terjun Talaga Pange, puluhan relawan KSR PMI Unpatti pada Minggu, (19/07/2026) juga melakukan pembersihan sampah yang berserakan di jalur pendakian. Aksi tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan lokasi Air Terjun Taeno, yang juga menjadi primadona bagi pencinta wisata alam di Kota Ambon.
Puluhan relawan Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Unit Universitas Pattimura melakukan aksi bersih-bersih dari sampah plastik di kawasan wisata Air Terjun Taeno Atas Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan menyisir jalur menuju air terjun hingga area sekitar lokasi wisata, dimana harus melewati sekitar 230 anak tangga yang cukup terjal dan licin.
Dalam arahannya, senior KSR PMI Unpatti, Ahmad Ilham Sipahutar menegaskan pentingnya keterlibatan semua elemen masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mendukung pelestarian alam.
“ Kegiatan ini merupakan sebuah langkah konkret menanamkankan cinta wisata alam bagi setiap relawan, kita semua dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan pemanasan global,” ujar Ilham, yang merupakan alumni angkatan pendiri KSR PMI Unpatti ini.
Selain itu, media sosial juga berperan dalam meramaikan tren pendakian gunung di kalangan anak muda. Hal ini antara lain karena banyak orang yang turut mengunggah foto-foto hasil pendakian mereka yang instragamable ke media sosial, yang kemudian mempengaruhi orang-orang lain yang melihat untuk ikut mencoba kegiatan wisata alam.

Sayangnya, kegiatan wisata alam termasuk mendaki gunung yang menjadi lebih inklusif ini juga diikuti dengan dampak negatif yang harus menjadi perhatian kita, yaitu perihal sampah yang ditinggalkan menumpuk di gunung termasuk lokasi Air Terjun ini.
Jangan pernah membuang sampah di gunung ataupun wisata alam lainnya. Bawalah kembali semua sampah Anda turun! Aturan tak tertulis ini merupakan prinsip utama pendakian demi menjaga kelestarian alam, himbaunya.
Dalam kegiatan itu, relawan KSR PMI mengumpulkan berbagai jenis sampah yang ditemukan di sepanjang jalur wisata, terutama sampah plastik dan sampah non-organik yang berpotensi mencemari lingkungan.
Pengurus KSR PMI Unpatti, Imanuella Bunga Tantri Veerman mengatakan Air Terjun Talaga Pange dipilih karena menjadi salah satu destinasi wisata alam yang cukup banyak dikunjungi wisatawan saat berkunjung di Kota Ambon.
“Lokasi ini merupakan salah satu destinasi wisata alam yang perlu dijaga kebersihan dan kelestariannya. Karena itu kami melakukan kegiatan bersih-bersih di kawasan ini,” ujarnya.

Air Terjun Talaga Pange ini memiliki ketinggian hampir 40 meter, yang membuat pesona objek wisata ini semakin menarik adalah di bawah air terjun, terdapat danau-danau kecil yang cukup dalam dan bening, sehingga tempat ini kerap dimanfaatkan oleh pengunjung untuk berenang, melompat, atau terjun menggunakan akar yang menggantung.
Air Terjun Talaga Pange terkenal dengan keindahannya yang alami, dikelilingi oleh hutan yang rimbun dan memiliki tiga kolam dengan ukuran yang berbeda-beda. Airnya yang jernih dan berwarna biru muda berpadu dengan hijau pepohonan, menciptakan pemandangan yang sangat menenangkan.
Tidak hanya membersih sampah, relawan KSR PMI juga mengajak pengunjung dan masyarakat sekitar untuk tetap menjaga kelestarian Air Terjun ini.
“ Kita harap bagi masyarakat maupun pengunjung yang melakukan aktivitas di Air Terjun tidak membuang sampah sembarangan,” tambah Akbar Seknun, yang juga mempunyai hobi mendaki gunung ini selain sebagai realwan KSR PMI Unpatti ini.
Sementara itu untuk memberikan edukasi kepada masyarakat maupun pengunjung lainnya, kedepan KSR PMI Unpatti juga akan membuat papan himbauan dengan seruan Air Terjun Talaga Pange bukan tempat sampah dan bawalah sampahmu.
Menurutnya, menjaga kebersihan kawasan wisata tidak dapat dilakukan oleh pemerintah atau pengelola wisata semata. Peran pengunjung dan masyarakat sekitar juga diperlukan agar lingkungan tetap terjaga.
Ia mengimbau wisatawan untuk tidak meninggalkan sampah di kawasan wisata dan memanfaatkan tempat sampah yang telah tersedia.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pendidikan dan Latihan Dasar Kepalangmerahan Universitas Pattimura yang digelar KSR PMI Unpatti. Selain menjaga kebersihan lingkungan, aksi tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan wisata alam.
Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI) Universitas Pattimura kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim melalui langkah nyata ini (SM)