SABUROmedia, Ambon — SMA Laboratorium Universitas Pattimura kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berpartisipasi dalam Expo Karya Unggulan SMA/SMK/SLB Tahun 2026, yang merupakan bagian dari Festival Pendidikan Tahun 2026.
Festival ini berlangsung selama lima hari, mulai 28 April hingga 2 Mei 2026, dengan sejumlah agenda utama yang melibatkan pelajar SMA, SMK, dan SLB dari seluruh kabupaten/kota di Maluku.
Kegiatan yang berlangsung di Teater Tertutup Taman Budaya Provinsi Maluku, Selasa (28/04/2026), dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku, Dr. Sarlota Singerin., S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang unjuk karya, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan penguatan jati diri pelajar Maluku di tengah arus perubahan zaman.
“Kebudayaan adalah cermin peradaban yang memuat nilai, sejarah, dan identitas bangsa. Melalui festival ini, kita tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga membangun karakter serta memperkuat jati diri masyarakat,” ujar Singerin.
Festival Pendidikan 2026 mengusung tema “Harmoni Talenta BETA”, yang sarat makna filosofis. “Talenta” dimaknai sebagai potensi seni, budaya, dan sains yang dimiliki individu maupun komunitas. Sementara “Harmoni” mencerminkan keselarasan antara tradisi dan inovasi, lokal dan nasional, serta individu dan komunitas.
Menurut Singerin, festival ini juga menjadi bagian dari implementasi Manajemen Talenta Nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Selain itu, kegiatan ini turut mendukung visi pembangunan daerah melalui Sapta Cita Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, khususnya dalam penguatan sektor kebudayaan dan sumber daya manusia.
“ Festival ini menjadi ruang strategis untuk meningkatkan kualitas talenta muda Maluku agar mampu bersaing secara kreatif, sekaligus memperkuat kohesi sosial masyarakat melalui seni, budaya, dan sains,” ujarnya.
Dalam ajang tersebut, lima siswa SMA Laboratorium UNPATTI berhasil menarik perhatian publik melalui karya inovatif berupa game edukasi berbasis web bertajuk “Molucas Explore.”
Kelima siswa tersebut adalah Miracle P. Soumokil, Welly Claudia Elly, Evan Joseph Liliata, Providensia Leiwakabessy, dan Gloria Uneputty, yang didampingi oleh guru pembimbing Chrissandy Sapulete., S.Mat., M.Cs dan Petrik K. Habel., S.Pd., M.Pd.
Mereka menghadirkan sebuah inovasi digital yang menggabungkan teknologi dan kearifan lokal dalam satu media pembelajaran interaktif.
Inovasi Game Edukasi Berbasis Budaya Maluku
Game “Molucas Explore” merupakan media pembelajaran berbasis web yang dirancang untuk memperkenalkan budaya Maluku melalui pendekatan interaktif dan kompetitif. Berbeda dengan media pembelajaran konvensional, game ini memungkinkan dua pemain bermain secara bersamaan, sehingga tidak hanya belajar, tetapi juga membangun semangat kompetisi yang sehat.
Game ini dikembangkan menggunakan teknologi HTML, CSS, dan JavaScript, yang memungkinkan fleksibilitas desain serta dapat diakses melalui berbagai perangkat, termasuk komputer dan Smart TV di lingkungan sekolah.
Konten dalam game berfokus pada pengenalan budaya Maluku, meliputi:
• Makanan khas
• Wisata daerah
• Tarian tradisional
• Sejarah
• Tradisi local
Materi disajikan dalam bentuk kuis berbasis gambar, sehingga memudahkan pemain dalam memahami dan mengingat informasi.
Dapat Apresiasi Tinggi dari Kepala Dinas Pendidikan
Karya yang ditampilkan oleh siswa SMA Laboratorium UNPATTI ini mendapat antusiasme besar dari pengunjung expo, serta apresiasi langsung dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku yang mengunjungi stand pameran.
Keikutsertaan SMA Laboratorium UNPATTI dalam expo ini menjadi bukti nyata bahwa peserta didik tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga mampu menghasilkan karya inovatif yang berdampak.
Pengembangan game ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa. Melalui pendekatan berbasis game, siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir cepat, pengambilan keputusan, serta interaksi sosial. (SM)