SABUROmedia, Ambon — Sempat Vakum, Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit Universitas Pattimura (Unpatti) dalam waktu dekat akan kembali menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Angkatan XXIII bagi Calon Anggota Baru.

KSR PMI Unit Unpatti akan kembali mengukuhkan komitmennya dalam membentuk relawan-relawan tangguh melalui pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar).

Penanggung Jawab Organisasi, Ahmad Syamsul Alam Renwarin ke SM, Jum’at, (17/04/2026) menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil rapat bersama, direncanakan akhir bulan April atau awal Mei 2026 pelaksanaan Diklatsar akan segera dilaksanakan.

Kegiatan akan berlangsung di Markas KSR PMI Unpatti, dan lapangan rencananya akan dilaksanakan di Air Terjun Taeno Atas Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon. Diklatsar KSR PMI Unpatti Angkatan Ke-XXIII ini akan berlangsung selama 3 Hari, dengan berbagai materi yang dirancang untuk membentuk relawan yang tangguh dan professional, Jelasnya.

Untuk itu, dia mengajak para Mahasiswa Universitas Pattimura, khususnya yang dari latar belakang SMA dari Palang Merah Remaja (PMR) untuk segera mendaftarkan diri ke Sekretariat di Markas KSR PMI Unpatti, dibelakang Stadion Unpatti, atau depan Perpustakaan, atau bisa melalui WA : 0821-9891-7750, ajaknya.

Menurutnya, dalam Diklatsar nanti akan diberikan beberapa materi, antara lain:

1. Pengenalan PMI dan Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional: Peserta akan diajak untuk memahami sejarah, visi, misi, dan nilai-nilai yang dipegang oleh PMI;

2. Pertolongan Pertama: Materi ini akan membekali peserta dengan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan atau bencana.
3. Manajemen Bencana: Peserta akan belajar tentang tahapan penanggulangan bencana, mulai dari mitigasi, tanggap darurat, hingga pemulihan;

4. Sejarah Organisasi, Kepemimpinan dan Kerja Tim: Sebagai relawan, kemampuan untuk bekerja dalam tim dan memimpin adalah hal yang penting. Materi ini akan membantu peserta mengembangkan soft skill yang dibutuhkan;

5. Simulasi dan Praktik Lapangan: Peserta akan diajak untuk langsung mempraktikkan ilmu yang telah didapatkan melalui simulasi bencana dan kegiatan lapangan lainnya, Ungkapnya.

Metode pelatihan yang digunakan dalam Diklatsar ini adalah kombinasi antara teori, praktik lapangan dan bina fisik calon relawan. Hal ini bertujuan agar peserta tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam situasi nyata, sambungnya.

Sementara itu, Pendiri Organisasi sekaligus Ketua Umum Pertama UKM KSR PMI Unpatti, Ahmad Ilham Sipahutar mengatakan, Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap relawan berdasarkan prinsip dasar gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional serta Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Selain itu, kegiatan juga dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas KSR dalam menunjang pelayanan kemanusiaan dan memberi pemahaman tentang organisasi kepalangmerahan, pungkasnya.

Kami berharap, melalui Diklatsar ini, akan lahir relawan-relawan muda Hotumesse yang siap berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan. Kader Palang Merah Pattimura muda yang tangguh dan peduli terhadap sesama, khususnya dikampus orang basudara” ujarnya.

Ilham berharap, KSR PMI Unpatti dapat kembali bangkit, dan mengembalikan kejayaan masa lalu, dimana selama ini banyak berpartisipasi aktif di berbagai kegiatan sosial, kepalangmerahan maupun kegiatan kampus dalam mendukung kegiatan utama khususnya dibidang kesehatan,” tutupnya. (SM)