SABUROmedia, Ambon –- Memasuki hari ke-9 bulan Ramadan 1447H, LPPRM BKPRMI Maluku kembali menggelar Pesantren Kilat bertempat di SMAN Negeri 3 Ambon di Desa Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon, Jum’at (27/02/2026).

Ketua Rohis SMAN 3 Ambon sekaligus Ketua Panitia Pesantren Kilat, Muhammad Bazilreyd Chaniago menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 100-an Siswa/i pada hari Jumat – Sabtu, 27 – 28 Februari 2026 dengan tema kegiatan ” Membentuk Generasi Islami Yang Beriman, Berakhlak dan Berprestasi “.

“ Saya juga mengucapkan terima kasih atas kerja – kerja panitia, dukungan guru – guru agama islam dan bantuan Ibu Kepala Sekolah, termasuk kakak – kakak BKPRMI dimana kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kualitas IMTAQ untuk perubahan yang lebih baik. Sesuai tema kita, “ Ucapnya.

Sejalan dengan itu, Direktur Wilayah LPPRM BKPRMI Provinsi Maluku, Ust Moh Indra Rumasukun., S. TP bersama Guru Pembina Rohis SMAN 3 Ambon, Ibu siti samal., S. Pd.Gr
menyampaikan bahwa kegiatan Pesantren Kilat ini akan diisi antara lain Tausiyah Ramadan, Halaqah Al Quran dan di akhiri dengan Buka Puasa Bersama nantinya selama 2 hari kedepan, Ungkapnya.

Sedangkan Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar yang juga hadir dan berkesempatan memberikan nasehat disambutannya, mengapresiasi dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Panitia dan Pihak Sekolah yang turut siar keislaman dalam rangka meramaikan bulan suci ramadhan kali ini, jadi patut diapresiasi ditengah masih banyak sekolah yang tidak ada kegiatan ramadhannya, “ Pungkasnya

“ Tantangan pergaulan bebas pelajar saat ini semakin kompleks karena pengaruh media sosial, tekanan teman sebaya, dan kurangnya pengawasan orang tua. Masalah utama meliputi seks bebas, penyalahgunaan narkoba/alkohol, tawuran, dan gaya hidup hedonistik, yang berdampak pada putus sekolah, penurunan prestasi, hingga masalah kesehatan mental, menjadi momentum yang bagus dibulan suci ramadhan ini menjadi focus pembinaan kita bersama, “ ungkap Ilham, yang juga mantan Pengurus LDK Al Ikhwan Unpatti ini.

Menurutnya, Pesantren Kilat pada bulan suci Ramadhan, memiliki peran sangat penting dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan para pelajar dan remaja serta memberikan nilai tambah dalam melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.

“ Pesantren kilat akan membangun kesadaran para pelajar dan remaja serta kesempatan memperbaiki diri maupun memperbaiki kualitas dan kuantitas ibadah,” katanya.

Dikatakannya, Kegiatan pesantren kilat dan pekan Ramadhan harus digelorakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai momentum edukatif yang strategis dan religius bagi pelajar dan remaja. Pesantren kilat harus menjadi media pembinaan yang dilakukan secara intensif terhadap pelajar dan remaja sejak dini, tidak hanya melibatkan mereka, orang tua dan guru tetapi juga membutuhkan dukungan dan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat, karena ini sesungguhnya merupakan investasi di dunia dan akhirat, jelas mantan Ketua Umum HMI Cabang Ambon ini.

Sedangkan bagi guru atau pendidik, lanjutnya, kegiatan Pesantren Kilat merupakan bentuk kerja sosial yang bernilai ibadah dan dijalani dengan penuh keikhlasan, sehingga akan mendapatkan pahala dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sambungnya.

Sementara acara ini dibuka secara langsung oleh Kepala Sekolah SMAN 3 Ambon, Ibu Yosina Hetharion., S.Pd., M.Pd dalam sambutan sekaligus membuka acara ini menyampaikan bahwa beliau sangat menghargai dan mendukung sepenuhnya kegiatan Pesantren Ramadhan ini. Sekolah adalah rumah bersama bagi kita semua, tempat setiap siswa bertumbuh sesuai dengan keyakinannya, sekaligus belajar untuk saling menghormati dalam keberagaman, Pungkasnya.

“ Iman yang kuat akan menjadi fondasi dalam mengambil keputusan yang benar. Akhlak yang baik akan menjadi cermin kepribadian kalian di tengah masyarakat. Dan prestasi adalah bukti kesungguhan serta tanggung jawab kalian sebagai pelajar, “ Sambung beliau, yang baru saja menjabat ini menggantikan Bapak Drs. M. J. Joi Sangadji., M.Pd sebelumnya.

“ Saya berharap melalui Pesantren Ramadhan ini, kalian tidak hanya memperdalam pemahaman agama secara teori, tetapi juga menguatkan praktiknya dalam kehidupan sehari-hari: menjadi siswa yang jujur saat ujian, disiplin dalam belajar, santun kepada guru, serta saling menghargai antar teman tanpa membedakan latar belakang, “ Harapnya.

Sekolah ini ingin melahirkan generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan spiritual. Karakter yang kuat akan membuat kalian mampu bersaing secara sehat dan berprestasi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan, tutupnya, yang juga alumni Fakultas KIP Universitas Pattimura ini.

Acara berjalan dengan baik, terlihat semangat toleransi yang tinggi disekolah ini, dimana yang siswa siswi yang beragama Kristen juga bersamaan dilakukan pembinaan di salah satu Gereja di Rumah Tiga (SM)