SABUROmedia, Buru — Penampilan memukau ditunjukkan oleh Dea Anggry, siswi kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Persiapan Negeri Namlea, saat tampil pada nomor urut 16 dalam ajang Festival INAFUKA 2026 yang digelar di Alun-Alun Tita Fena Bupolo, Sabtu (14/02/2026).
Dengan penuh percaya diri, Dea Anggry membawakan lagu wajib “Rana Elet”, yang sarat nilai budaya lokal, serta lagu pilihan “Manusia Kuat”, yang mengandung pesan keteguhan dan semangat pantang menyerah.
Perpaduan teknik vokal yang stabil, penghayatan yang kuat, serta penguasaan panggung yang baik membuat penampilannya mendapat perhatian dan apresiasi dari penonton.
Penampilan Dea menjadi gambaran bagaimana generasi muda mampu menjembatani nilai budaya daerah dengan pesan universal tentang kekuatan diri dan harapan.
Lagu daerah yang dibawakan menunjukkan kecintaan terhadap identitas lokal, sementara lagu pilihan menghadirkan pesan motivasi yang relevan bagi kehidupan pelajar masa kini.
Kepala MI Persiapan Negeri Namlea, Dra. Wasani, menyampaikan rasa bangga atas keberanian dan penampilan siswinya tersebut.
“ Dea tampil dengan penuh keberanian dan penghayatan. Ini bukan sekadar lomba, tetapi proses pembelajaran karakter, melatih mental, disiplin, dan rasa percaya diri anak,” ungkap Wasani.
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan peserta didik dalam ajang seni seperti Festival INAFUKA merupakan bagian dari pendidikan holistik di madrasah.
“ Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan berani mengekspresikan potensi dirinya. Inilah nilai pendidikan yang terus kami dorong di madrasah,” tambahnya.
Festival INAFUKA 2026 diselenggarakan dengan dukungan Dana Indonesiana dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sebagai wadah pengembangan bakat seni generasi muda sekaligus upaya pelestarian budaya daerah Buru.
Melalui penampilan Dea Anggry, madrasah berharap semangat untuk mencintai budaya lokal, berani tampil, dan menjadi “manusia kuat” dalam menghadapi tantangan masa depan terus tumbuh di kalangan peserta didik.
Penampilan ini menjadi inspirasi bahwa setiap anak memiliki potensi besar jika diberi ruang, dukungan, dan kepercayaan. (SM)