SABUROmedia, Ambon – Perguruan Tinggi Negeri Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon mewisuda sebanyak 1.340 orang wisudawan dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka wisuda program Sarjana, Profesi, Magister, Periode Januari 2026 di Auditorium Unpatti, pada Rabu (28/01/2026).

Rektor Unpatti, Prof. Fredy Leiwakabessy dalam sambutannya, mengatakan bahwa setiap tambahan gelar akademik memiliki konsekuensi etik, moral, integritas, dan profesionalisme sebagai insan cendekia yang dibutuhkan untuk memecahkan berbagai persoalan kehidupan.

Rektor mengungkapkan, berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), jumlah mahasiswa Unpatti saat ini mencapai sekitar 34.000 mahasiswa, dengan 28.000 mahasiswa aktif pada semester ganjil tahun akademik 2025/2026.

Rektor Prof Fredy Leiwakabessy dalam pidatonya pada wisuda itu mengaku, mulai tahun 2026 ini, Unpatti akan menerapkan empat kali wisuda dalam setahun, yakni pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.

“ Hari ini merupakan momentum kemenangan. Terpancar wajah-wajah penuh harapan dari para lulusan yang telah menuntaskan satu fase penting dalam perjalanan intelektual mereka,” kata Rektor dalam sambutannya.

Ia mengajak seluruh civitas akademika untuk memberikan apresiasi kepada para wisudawan, orang tua, pendidik, serta tenaga kependidikan yang telah menjadi penopang lahirnya lulusan-lulusan yang diharapkan dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Sejalan dengan visi “ Unpatti Unggul, Bersinar Menuju World Class University ”, Universitas Pattimura terus melakukan pembenahan dalam meningkatkan mutu akademik agar tidak hanya diakui secara nasional, tetapi juga diperhitungkan di tingkat global.

Upaya tersebut diwujudkan melalui tiga fokus utama, yakni peningkatan akreditasi unggul dan akreditasi internasional program studi serta akreditasi institusi, peningkatan riset yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, serta penguatan kolaborasi lintas perguruan tinggi, dunia usaha dan industri, serta LSM/ NGO baik di dalam maupun luar negeri.

Acara yang dibuka oleh Ketua Senat Unpatti Prof. Dr. S. E. Nirahua., SH., M. Hum ini juga mewisuda Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) terbesar di Maluku itu, yakni Kabupaten Kepulauan Aru dan Maluku Barat Daya (MBD).

Dalam sambutannya, Prof. Dr. S. E. Nirahua mengungkapkan, jika Pidato ini menjadi yang terakhir baginya sebagai Ketua Senat Unpatti, seiring berakhirnya masa jabatan Senat pada Maret 2026 dan masa purna tugasnya sebagai ASN per 1 April 2026.

“ Saya tetap mendo’akan Universitas Pattimura agar terus diberkati dan menjadi Perguruan Tinggi yang maju serta menjadi berkat bagi Maluku dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” Ungkapnya.

Akhir sambutannya, beliau kembali mengingatkan para wisudawan untuk menjalani hidup dengan sikap rendah hati, meski memiliki cita-cita besar.

“ Hidup boleh besar, hebat, dan bermanfaat, tetapi sikap harus tetap sederhana. Apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai,” Ucapnya.

Mereka yang diwisuda sebanyak 1.340 orang itu dengan rincian, kampus utama, sebanyak 1289 wisudawan. PSDKU Kabupaten Kepulauan Aru sebanyak 25 wisudawan. PSDKU MBD, sebanyak 26 wisudawan.

Universitas Pattimura saat ini memiliki 115 program studi, dengan rincian 15 program studi berakreditasi unggul, 28 berakreditasi baik sekali, 35 berakreditasi baik, satu berakreditasi A, 15 berakreditasi B, dan 21 berakreditasi minimum.

Hal ini didukung oleh 1.370 dosen, terdiri atas 95 guru besar aktif, 419 dosen bergelar doktor, dan 786 bergelar magister. Selain itu, terdapat 150 dosen PPPK, 238 tenaga kependidikan PNS, dan 488 tenaga kependidikan PPPK.

Turut hadir Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath, Penjabat Sekda Maluku Sadli Ie sekaligus Ketua Umum DPP Ikapatti, Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun, Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena beserta istri, Sahli D Jemen Poksahli Kodaeral lX, Kolonel Laut (KH) Slamet Basuki, S.Pd., M. Pd. mewakili Komandan Kodaeral lX serta unsur Forkopimda Provinsi Maluku dan Kota Ambon. (SM)