SABUROmedia, Ambon – Sambut Tahun Baru 2026, Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Maluku menghadiri Doa Bersama Lintas Agama yang diinisiasi Polda Maluku di Tribun Lapangan Tahapary, Jalan Sultan Hasanuddin No. 18 Tantui, Kelurahan Pandan Kasturi Kec Sirimau Kota Ambon, Rabu malam (31/12/2025).

Wakil Direktur Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Quran (LPPTKA) BKPRMI Provinsi Maluku, Ustadz Nahar Mujahid Almandary, Sekretaris Lembaga Pembinaan Pemuda Remaja Masjid (LPPRM) BKPRMI Maluku. Faisal Alhamid bersama bebera Pengurus yang mewakili Ketua Umum DPW BKPRMI Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar menyambut baik kegiatan ini, dan mendukung sepenuhnya langkah Kapolda Maluku.

“ BKPRMI mendukung dan aktif dalam kegiatan do’a lintas iman kali ini sebagai wujud kepedulian, solidaritas, toleransi maupun penguatan kebangsaan, untuk keharmonisan dan kemanusiaan, ditengah kondisi kebangsaan kita saat ini, kita juga mengirimkan doa untuk Saudara – Saudara kita yang di Aceh, Sumatera Utara serta Sumatera Barat, “ Jelasnya.

Ditempat terpisah, hal senada disampaikan Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Maluku, dimana dia berharap Komitmen bersama antara pemuda lintas iman dan Pemerintah, TNI/ Polri dan stakeholder terkait mau membangun komunikasi berkelanjutan antara Pemerintah, tokoh masyarakat, agama dan pemuda. Sangat penting untuk menciptakan pemahaman, toleransi dan persatuan guna mempercepat kemajuan sosial dan ekonomi, dengan memasukan agenda pembangunan pemuda lintas iman ke dalam prioritas pembangunan nasional dan daerah tentunya, harap Ilham, yang juga mantan Ketua DPD KNPI Kota Ambon ini.

Dalam sambutannya, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto menegaskan bahwa doa lintas agama ini merupakan bagian integral dari rangkaian Operasi Lilin Salawaku 2025, yang bertujuan memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“ Kita berkumpul malam ini untuk bersyukur sekaligus memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa. Pelaksanaan Ibadah Natal 2025 di Maluku telah berjalan aman dan kondusif. Ini adalah buah dari sinergi, dedikasi seluruh petugas di lapangan, serta dukungan serta do’a seluruh masyarakat,” jelas mantan Wakapoldasu ini.

Menanggapi dinamika Kamtibmas yang sempat terjadi di beberapa wilayah, termasuk kawasan STAIN Ambon, Kapolda Maluku mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah persatuan.

Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Maluku, khususnya Pela Gandong, sebagai perekat sosial dalam menyelesaikan setiap persoalan.

“ Saya mengimbau masyarakat untuk menyikapi setiap peristiwa dengan kepala dingin. Kedepankan persaudaraan, toleransi, dan semangat Pela Gandong. Kedamaian yang kita jaga hari ini adalah modal utama untuk membangun Maluku yang maju, aman, dan sejahtera,” ajak guru besar UMSU Medan ini.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Maluku juga mengajak seluruh peserta doa lintas agama untuk menunjukkan solidaritas nasional dengan mendoakan saudara-saudara di wilayah Sumatera dan Aceh yang tengah dilanda bencana alam.

“ Di tengah sukacita menyambut Tahun Baru, kita tidak boleh melupakan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Mari kita kirimkan doa dan harapan agar mereka diberi kekuatan dan ketabahan. Inilah wujud kebersamaan kita sebagai satu bangsa,” ungkapnya.

Acara do’a ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni., S.IK., MH., Danrem 151/Binaiya, Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku dan Kodam XV/Pattimura, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, para tokoh lintas agama, serta perwakilan organisasi kepemudaan, termasuk KNPI, BKPRMI Maluku, Ansor, AMGPM maupun Mudika Katedral Ambon. (SM)