SABUROmedia, Ambon — Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun menutup secara resmi kegiatan Pembinaan Wawasan Kebangsaan Mahasiswa Penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) Papua 3T, yang telah berlangsung selama tiga hari di Quinn GuestHouse Ambon, Minggu (02/11/2025)
Dalam sambutannya, Dr. Kubangun menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan mahasiswa yang telah ini berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah melalui PPAPT Kemendiktisaintek untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme, patriotisme dan cinta tanah air kepada mahasiswa penerima beasiswa.
“ Kegiatan ini sangat penting agar adik-adik memahami wawasan kebangsaan, menumbuhkan rasa cinta kepada Republik Indonesia, dan meneguhkan semangat membangun daerah asal, khususnya Papua dan Maluku,” ujar beliau.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan baik dan menyelesaikan studi tepat waktu, mengingat durasi program beasiswa kini dibatasi hingga 8 semester (4 tahun).
“ Beasiswa afirmasi ini adalah bentuk kepercayaan dan dukungan pemerintah. Karena itu, gunakan sebaik-baiknya, belajar sungguh-sungguh, dan jangan terpengaruh oleh hal-hal negatif,” tambah beliau.
Lebih lanjut, Dr. Kubangun mengingatkan pentingnya menjaga disiplin dan karakter sebagai bagian dari pembentukan jati diri mahasiswa.
Ia juga menyinggung materi yang diberikan selama pembinaan, mulai dari motivasi, wawasan kebangsaan, hingga pendampingan psikologis.
“ Kami juga memiliki satgas dan layanan aduan bagi mahasiswa yang mengalami kekerasan dalam bentuk apapun. Bidang kemahasiswaan siap melayani dan melindungi kalian,” tegas beliau.
Kegiatan yang melibatkan mahasiswa penerima beasiswa ADIK dari Universitas Pattimura dan Politeknik Negeri Ambon ini diakhiri dengan pesan Dr. Kubangun agar seluruh peserta terus menjaga semangat dan kekompakan.
“ kita harus tetap berjuang, saling menopang, dan pantang menyerah dalam menempuh pendidikan,” tutup beliau.
Di hari terakhir kegiatan tersebut, mahasiswa penerima Beasiswa ADIK dibekali dengan pemateri dari Rezky Pratama Masuku., SH (BNN Provinsi Maluku) dengan topik : “ Menjaga Masa Depan Bangsa: Bahaya Narkotika dan Minuman Keras di Kalangan Mahasiswa”.

Kesempatan yang sama, Grace Latuheru., M.Psi., Psikolog membawakan materi dengan judul “ Kampus Aman, Bangsa Kuat: Mengenali, Mencegah, dan Menghadapi Kekerasan Seksual dengan Kesadaran Psikologis”.
Sementara itu Prof. Dr. Dominggus Malle., S.Pt., M.Sc. dengan materi “ Literasi Akademik di Era Digital: Modal Mahasiswa untuk Bersaing di Dunia Global”.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan malam keakraban dan api unggun yang melambangkan semangat untuk belajar, berjuang dan berbakti untuk daerah masing-masing. (SM)