SABUROmedia, Bursel — Sejumlah Warga Dusun Fatiban diresahkan  adanya aktifitas PD Panca Karya, yang kini tengah melakukan operasi di Kawasan Hutan di Desa Hote, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan (Bursel)

 

Pasalnya, dengan adanya aktifitas PD Panca Karya di Kawasan Hutan tersebut, rupanya membawa dampak buruk bagi warga masyarakat setempat. Seperti halnya yang kini tengah dialami masyarakat penduduk yang tinggal di Dusun Fatiban, dimana sejumlah rumah penduduk  diterjang banjir.

 

Ketua cabang SEMMI Selatan Randi Latuconsina pada saburomedia mengungkapkan, PD Pancakarya Harus Segera Bertanggunnawab atas musubah yang menimpa warga mayarakat di Desa tersebut.

 

Hal ini karena ulah perusahan yang cuman bisa menebang kayu tetapi tidak menanam kembali bibit baru, sehingga ketika banjir air tidak bisa di bendung .

 

” Saya juga memepertanyakan AMDAL dari Perusahan PD Panca Karya, sebab kalau suatu Perusahaan yang mengantongi AMDAL maka dampaknya tidak begini. Olehnya   itu kami meminta kepada Pemda dan DPRD Buru selatan untuk segera menegur dan memboikot semua aktifitas PD Panca Karya di Buru Selatan, ” Tegas Randi Latuconsina Imawan IMM Kota Ambon pada Jurnalis SM di Kedai Cafe Filosofi Kawasan Pertigaan Kampus IAIN Ambon, Sabtu (20/07/2024).

 

 

Selain itu, Randi Latuconsina yang juga aktifitas Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Ambon ini menambahkan, dirinya akan bekerja sama dengan pihak OKP di Lingkup Kota Ambon untuk melakukan aksi dekonsentrasi di Kantor Pusat Ambon Provinsi Maluku.

 

” Kami akan melakukan aksi demostrasi di Kantor Pusat Ambon untuk mendesak Pimpinan Perusahaan agar bisa bertanggungjawab dan melihat korban dan Desa yang terjadi dampak bencana Perusahaan tersebut, ” Tegas Imawan Randi Latuconsina yang Juga Ketua Cabang SEMMI Buru Selatan ini pada Jurnalis media ini. (SM-GriezSBT)