SABUROmedia, Ambon — Workshop Internasional Kolaborasi Riset antara UnUniversitas Pattimura dengan University College London (UCL), Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) dan Orela Shipyard Surabaya, berlangsung di Aula lantai 2 Unpatti, Senin (20/05/2024).

 

Workshop dengan tema “ Implementasi Hasil Riset Untuk Kapal – Kapal Perikanan” yang berlangsung selama 5 hari dari tanggal 20 – 24 Mei 2024, bertujuan untuk Mengimplementasi hasil riset kolaborasi tentang keselamatan kapal perikanan melalui aplikasi mobile app kepada para pengguna; Justifikasi dan implementasi instrument keselamatan stabilitas kapal dan keselamatan ABK di laut kepada para pengguna; serta Implementasi hasil riset tentang desain baru penggunaan alat pembantu penangkapan ikan serta aplikasi sistim pencahayaan berdasarkan energi surya.

 

Ketua Panitia, Dr. Ir. Wolter R. Hetharia., M.App.Sc dalam sambutan mengatakan, pengembangan bidang kerjasama institusi perguruan tinggi merupakan suatu usaha yang mutlak dalam rangka pelaksanaan program Tri-Dharma Perguruan Tinggi. Keterlibatan kerjasama perguruan tinggi secara nasional / internasional menunjukan kualitas Perguruan Tinggi tersebut pada tingkat nasional / internasional.

 

Hubungan timbal balik antar institusi pada level nasional / internasional ini memberikan dampak positif terhadap kemajuan antar institusi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian dan kerjasama.

 

Fakultas Teknik Universitas Pattimura Ambon melalui tim riset telah melakukan kerjasama dalam bidang penelitian dan Kerjasama dengan University College London (UCL) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Orela Shipyard Surabaya melalui kontrak kerjasama tahun 2021 – 2022 dan telah di implentasikan tahun 2023 – 2024.

 

Dikatakan lebih lanjut, bahwa dalam Workshop ini, dilakukan presentasi desiminasi hasil riset kerjasama Unpatti – UCL yang disampaikan oleh Dr. Andrea Grech La Rosa UCL dan Dr. Wolter Hetharia Unpatti terkait dengan keselamatan kapal perikanan serta desain dan aplikasi energi surya untuk rumpon perikanan; Workshop Inclining Test untuk kapal ikan kelompok nelayan Desa Hitu; Workshop aplikasi mobile app pada kapal ikan Workshop aplikasi safety jacket bagi nelayan dan FGD dengan unsur pimpinan Unpatti dan Fakultas Teknik tentang kerjasama di masa depan.

 

“ Hari ini akan dipresentasikan rumpun modern dengan tenaga surya untuk sistem penerangan, yang sudah digunakan di kampung nelayan Desa Hitu dan hasilnya sangat memuaskan tinggal dilanjutkan dengan riset untuk parameter yang harus dikembangkan. Workshop pada kampung nelayan di Desa Hitu dilakukan untuk memberikan edukasi penerapan keselamatan para nelayan dengan tujuan agar para nelayan serta kapal – kapal perikanan di daerah Maluaku dapat beroprerasi secara aman, dan adanya peningkatan kesejahteraan ekonomi bagi para nelayan, ” ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan, selain Dosen, Mahasiswa juga turut terlibat dalam Workshop yang berlangsung salama 5 hari ini, dengan tujuan agar para Mahasiswa dapat mengembangkan ilmu dan memiliki kesempatan untuk belajar langsung dilapangan dengan standar nasional maupun internasional.

 

Dr. Hetharia berharap, workshop ini dapat memotivasi para Peneliti di Unpatti untuk terus melakukan kolaborasi penelitian antar institusi dalam dan luar negeri yang dituangkan dalam MoU dan implementasinya, ia mengatakan, kegiatan ini sekaligus mendukung visi dan misi Rektor Universitas Pattimura, menjadikan Unpatti World Class University.

 

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Dominggus Malle., S.Pt., M.Sc dalam sambutannya saat membuka kegiatan mengatakan, Seminar Interanasional yang diselenggarakan hari ini merupakan tindak lanjut riset kolaborasi antara Universitas Pattimura, University College London (UCL), Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) dan Orela Shipyard Surabaya, yang tercetus sejak 2021 lalu. Banyak kegiatan yang telah dilakukan dari kolaborasi ini yang fokusnya adalah inovasi bagi keselamatan selama proses pelayaran dan proses penangkapan ikan.

 

“ Maluku merupakan wilayah Kepulauan dan sebagian besar Masyarakat bermata pencarian sebagai nelayan. Dalam melakukan aktifitasnya, selalu menggunakan perahu dengan berbagai ukuran. Terkadang kondisi alam menjadi ancam tersendiri bagi para nelayan, untuk itu pemerintah atau institusi pendidikan harus konsen untuk membantu mencari solusi yang inovatif dan berguna bagi Masyarakat “

 

Prof. Malle juga menyampaikan terima kasih kepada Dr. Hetharia yang telah menggagas serta membangun kolaborasi dan kerjasama serta merancang kapal anti tenggelam yang dapat dipergunakan oleh nelayan dan masyarakat.

 

 

“ Inovasi yang dapat dilihat adalah Live Jacket yang digunakan oleh Dr. Andrea Grech La Rosa UCL terbuat dari olehan Ban Dalam Bekas, dan berharap para peserta dapat meniru apa yang telah dirancang. Manfaatkan kesempatan ini untuk bertukar pikiran dan semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi kita semua terutama kolaborasi inovatif 4 Institusi yakni, Universitas Pattimura, UCL, ITS dan Orela Shipyard Surabaya “.

 

Kegitan akan dilanjutkan dengan, Workshop ke- II, yang akan dilaksanakan bersamaan dengan kelompok nelayan pada tanggal 21 Mei 2024 yang berkonsentrasi pada justifikasi input data untuk mobile app alat keselamatan kapal perikanan; Workshop ke- III, tanggal 22 Mei 2024 bersama dengan Mitra Kelompok Nelayan dan Tim Workshop.

 

Kegiatan ini dilakukan selama pelayaran bersama kapal ikan kelompok nelayan di Perairan Desa Hitu selama sehari penuh untuk justifikasi penggunaan mobile app pada kapal-kapal perikanan; Workshop IV, tanggal 23 Mei 2024 bersama dengan mitra kelompok nelayan dan tim workshop pada kapal perikanan di perairan Desa Hitu untuk justifikasi aplikasi peralatan keselamatan ABK dan Workshop V, dilakukan pada tanggal 24 Mei 2024. Workshop ini berupa Focus Group Discussion antara staf University College London dan Universitas Pattimura untuk mendiskusikan kerjasama riset di masa depan antara kedua institusi.

 

Semua hasil Hasil workshop akan dirampungkan dan dikembangkan untuk diterbitkan dalam beberapa jurnal / prosiding nasional dan internasional. Juga beberapa rekomendasi dari hasil riset dan workshop ini akan diterbitkan sebagai masukan untuk berbagai pihak terkait. (SM-HumasUPT)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *