SABUROmedia, SBB — Menanggapi bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Taniwel  pada Senin, (29/04/2024), Anggota DPRD SBB, Jodis Rumasoal mengungkapkan bahwa, bencana tersebut terjadi karena meluapnya air  kali Sapalewa  sehingga menyebabkan terputusnya jembatan Sapalewa 2  yang menghubungkan ruas jalan di empat Desa yang berada di Taniwel Pegunungan, yakni Buria – Riring dan Rumasoal dan Neniari Gunung.

 

Menurut Anggota Komisi II DPRD SBB ini, putusnya Jembatan Sapalewa 2 menyebabkan arus transportasi menjadi lumpuh total sehingga aktifitas  ekonomi Masyarakat terganggu.

 

Karena kondisi ini, maka Sekretaris Fraksi PDIP di DPRD SBB itu menyatakan, telah berkoordinasi dengan PLT Kepala Dinas PUPR SBB, Nasir Suruwally., ST., MT  Kepala Dinas BPBD SBB dan Penjabat Bupati SBB, Brigjen Andi Chandra As’ Aduddin., SE., MH melalui telepon dan WhatsApp.

 

” Yang Saya lakukan adalah koordinasi lintas pimpinan dengan SKPD yang memiliki tupoksi untuk menangani persoalan bencana ini, Saya  sebagai anggota DPRD Komisi II yang membidangi masalah infrastruktur jalan, jembatan dan kebencanaan , selain itu juga Kami membidangi persoalan pendidikan, kesehatan, ” jabar Jodis.

 

Rumasoal menandaskan, setelah komunikasi dengan pihak terkait, PLT Kadis PUPR dan  BPBD SBB menyatakan, pihaknya akan ke lokasi bencana yaitu kali Sapalewa.

 

Pada Selasa, ( 30/4/2024) barulah Tim dari BPBD SBB dan Dinas PUPR SBB terjun ke lokasi bencana dan meninjau secara langsung kejadian tersebut, agar dapat melakukan sejumlah langkah bagi pemulihan bencana itu, yakni dengan membangun jembatan darurat dan normalisasi kali, agar arus transportasi menjadi lancar kembali.

 

Anggota DPRD SBB ini kemudian meminta, Masyarakat pegunungan di empat Desa tersebut agar bersabar menunggu tindak lanjut yang dilakukan oleh Dua Dinas di Kabupaten SBB untuk memulihkan keadaan dan situasi paska bencana banjir tersebut. (SM-NKSBB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *